nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Restoran Favorit Donald Trump Ditutup, Ini Alasannya!

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018 20:35 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 08 298 1841921 restoran-favorit-donald-trump-ditutup-ini-alasannya-R3DojudZPI.jpg Restoran favorit Donald Trump (Foto: Thedailymeal)

RESTORAN ternama asal New York, Club 21, terpaksa ditutup setelah beberapa pipa meledak karena penurunan suhu yang sangat ekstrem. Suhu dingin ternyata mengakibatkan kerusakan yang sangat fatal pada pipa udara yang ada dalam restoran tersebut.

Dilansir dari The Daily Meal, Senin (8/1/2018), Club 21 sebetulnya baru saja menyelenggarakan perayaan Malam Tahun Baru yang sangat meriah pada 31 Desember lalu. Namun beberapa hari kemudian, tepatnya pada 3 Januari 2018, sebuah pengumuman diunggah oleh pihak restoran ke halaman Facebook resmi mereka.

Club 21 akan ditutup selama satu minggu untuk keperluan “perawatan gedung yang tak terduga”. Sistem komunikasi dan computer restoran disinyalir tidak bekerja setelah kejadian tersebut. Pihak restoran menegaskan bahwa mereka akan kembali beroperasi pada hari ini, Senin, 8 Januari 2018.

(Baca Juga: Ikan Goreng Hidup Kembali Ketika Hendak Disantap, Pengunjung Histeris)

Namun sayangnya, hal tersebut tidak akan terjadi setelah manajer Club 21 Theodore V. Suric membuat sebuah pernyataan baru pada Jumat lalu. Ia mengatakan bahwa restoran akan ditutup setidaknya sepanjang sisa bulan Januari karena kerusakan pipa semakin meluas.

“Kami memulai 2018 dengan sedikit tantangan setelah pipa kami mengalami pembekuan yang tidak pernah terjadi sebelumnya. Beberapa pipa bahkan pecah sehingga menyebabkan kerusakan yang cukup besar pada seluruh properti kami. Untungnya, sebagian besar karya seni dan harta spesial kami telah diamankan,” tutur Theodore.

Seperti yang sudah dilaporkan sebelumnya, Club 21 merupakan salah satu restoran favorit Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, karena menyuguhkan beragam olahan keju khas Amerika kesukaannya. Restoran ini juga menjadi salah satu ‘institusi’ New York yang telah beroperasi sejak tahun 1930-an, dan telah menjadi restoran favorit Presiden Amerika Serikat sejak Franklin D. Roosevelt. Namun, Presiden George W. Bush dilaporkan tidak pernah mengunjungi restoran tersebut.

(Baca Juga: 5 Tips Menghemat Pengeluaran saat Makan Malam di Restoran)

Pada awalnya, Club 21 dibangun mengusung konsep speakeasy atau bar dengan pertunjukkan live music dari beberapa penyanyi jazz legendaris. Restoran ini juga memiliki koleksi lukisan dari seninman ternama, salah satunya karya Frederic Remington. Untungnya, musibah yang dialami restoran tersebut tidak merusak karya-karya seni yang menghiasi beberapa dinding restoran.

Lebih lanjut Theodore menjelaskan, Club21 rencananya akan kembali beroperasi pada awal Februari mendatang. Ruang makan pribadi (VIP room) dan gudang anggur dikabarkan akan ditutup sedikit lebih lama untuk proses perbaikan.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini