nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tren Makanan Berbahan Dasar Bunga Mulai Merambah Ibu Kota

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018 22:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 08 298 1842037 tren-makanan-berbahan-dasar-bunga-mulai-merambah-ibu-kota-MizqP6zdt6.jpg Tren edible flower merambah di ibu kota (Foto: Dimas/Okezone)

MENURUT para ahli kuliner, tahun 2018 akan diwarnai oleh berbagai tren makanan unik seperti hidangan yang diolah menggunakan bahan dasar edible flower (bunga yang dapat dimakan). Penggunaan bunga sebagai bahan makanan sendiri sebetulnya sudah dilakukan sejak beberapa abad lalu.

Namun seiring berkembangnya zaman, bahan makanan tersebut kembali dikreasikan untuk menyuguhkan berbagai hidangan lezat dengan tampilan cantik yang mengundang selera. Sebagai contoh, Anda mungkin sudah familier dengan olahan teh rasa melati, kembang sepatu, mawar, atau lavender.

Kini para chef profesional tengah gencar mempromosikan hidangan berbahan dasar bunga yang diolah dalam bentuk appetizer, main course, hingga dessert. Seperti yang dilakukan oleh Maze Kitchen, sebuah restoran yang terletak di Synthesis Square, Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Sejak diluncurkan pada pertengahan tahun lalu, restoran ini menawarkan beragam hidangan western yang dikombinasikan dengan cita rasa khas Indonesia.

 

Salah satunya adalah olahan Pandan Coconut Mousse. Kue ini menyuguhkan perpaduan rasa Indonesia dan Eropa, karena diolah menggunakan campuran coconut cream, keju mozarella, dan beberapa bahan pelengkap lainnya. Tidak hanya itu, proses platingnya mengikuti tren makanan yang kini tengah digandrungi pencinta kuliner. Mereka menggunakan taburan bunga bougenvile, meringue, oatmeal, keju mozzarella, dan crumble.

Dari segi rasa, hidangan ini memang terbilang unik karena dapat memadukan sensasi gurih dan manis yang sangat pas di lidah. Namun sayangnya, untuk saat ini bunga yang disajikan bersama hidangan tersebut belum dapat dikonsumsi oleh para pengunjung karena tidak termasuk dalam kategori edible flowers.

"Konsep awalnya memang mengikuti tren edible flowers yang saat ini sedang booming. Tapi di Indonesia, untuk memesan bunga yang aman dikonsumsi itu cukup memakan waktu yang lama. Misalnya kita pesan hari ini, produknya baru akan datang 1 bulan kemudian," ujar Chef Aan, dalam acara Food Review Maze Kitchen bersama media, beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan ini, Okezone juga sempat mencicipi beberapa hidangan lainnya seperti Chicken Breast Presto, 55 Degree Salmon, dan Tropical Twister. Untuk Chicken Breast Pesto, hidangan ini sebetulnya terbuat dari daging dada ayam cincang yang diisi oleh saus pesto, daun basil, bawang putih cincang, dan keju parmesan. Sebagai pelengkap, disajikan pula saus concase, chili mayo, serta buncis, jamur, dan mashed potato sebagai side dishnya.

 

Tekstur dagingnya terasa empuk dan menyatu dengan sensasi rasa gurih serta aroma harum yang berasal dari bumbu pesto. Sementara untuk sajian 55 Degree Salmon, hidangan ini terbuat dari daging salmon yang dipanggang dalam suhu 55 derajat celcius selama kurang lebih 20 menit.

Sebelum dipanggang, daging akan diberi bumbu pelengkap yang terdiri dari taburan lada dan garam, kemudian disajikan bersama saus mint, parsley cincang dan mashed potato. Bagi yang sudah terbiasa mengonsumsi daging salmon, menu ini wajib Anda cicipi ketika menyambangi Maze Kitchen.

 

Untuk minumannya, Okezone sengaja memesan Tropical Twister karena minuman ini diolah menggunakan buah delima segar, sirup delima, coconut water, kemudian diberi beberapa potong buah leci kalengan. Rasanya sangat menyegarkan dengan perpaduan cita rasa manis dan asam yang pas.

 

Selain hidangan di atas, pengunjung juga dapat memesan beberapa makanan unik seperti Fried Spicy Tai Chan Satay, Sauted Rice Chicken Porridge, Chicken Gejrot, Fried Pizza, dan masih banyak lagi dengan kisaran harga dari Rp30 ribu – Rp130 ribu.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini