Anak Obesitas, Ini 3 Hal yang Harus Dilakukan Orangtua

Tiara Putri, Jurnalis · Senin 08 Januari 2018 13:30 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 08 481 1841624 anak-obesitas-ini-3-hal-yang-harus-dilakukan-orangtua-cmVht06ze6.jpg Ilustrasi (Foto: Scienceforstudents)

MASALAH obesitas pada anak-anak di Indonesia kian mengalami peningkatan. Menurut laporan data di 2013, lebih dari 10% anak mengalami kelebihan berat badan dan sebanyak 8,8% terkena obesitas.

Hasil itu tentunya memprihatinkan karena obesitas memperbesar kemungkinan anak terkena penyakit degeneratif seperti jantung koroner, hipertensi, dan diabetes mellitus tipe 2 di masa mendatang.

Menurut dokter spesialis anak dari RS Evasari, dr Reni Wigati, Sp.A(K), sebagian besar masalah obesitas pada anak murni disebabkan oleh kelebihan nutrisi. Tak bisa dipungkiri sekarang ini banyak anak yang lebih senang mengonsumsi makanan yang kandungan gula dan lemaknya tinggi seperti makanan cepat saji, makanan beku, camilan tidak sehat, dan minuman ringan. Selain itu, tak sedikit orangtua yang senang bila melihat anaknya bertubuh gemuk karena terlihat menggemaskan dan lucu.

"Tidak direkomendasikan untuk merasa senang ketika melihat anak yang tampak gemuk. Alasannya karena yang paling baik adalah anak tumbuh dengan berat badan ideal menurut tinggi badannya," tulis dr Reni saat dihubungi Okezone melalui pesan singkat baru-baru ini.

Dijelaskan oleh dr Reni, ketika seorang anak memasuki fase berat badan berlebih, maka orangtua sebaiknya mulai waspada dan menerapkan sejumlah tata laksana. Hal itu bertujuan agar berat badan anak kembali ideal sesuai dengan tinggi badannya.

Sedangkan apabila seorang anak sudah memasuki fase obesitas, langkah-langkah diagnosis dan tata laksana lebih lanjut harus segera dilakukan. Untuk mengatasi masalah obesitas pada anak, orangtua perlu membawanya pada layanan kesehatan guna memeriksa status gizi.

Berikut ini sejumlah langkah yang dianjurkan oleh dr Reni ketika seorang anak memasuki fase obesitas;

- Skrining terhadap komplikasi kegemukan seperti tekanan darah tinggi, gula darah tinggi, dan kolesterol tinggi

- Edukasi pola hidup dan pola makan sehat untuk anak, orangtua, dan keluarga

- Pemantauan berat badan selanjutnya agar anak mencapai berat badan ideal menurut tinggi badannya

Sementara itu, untuk mencegah terjadinya obesitas pada anak, terapkanlah pola diet seimbang. Hal itu akan membuat anak menerima asupan nutrisi sesuai yang dibutuhkan oleh tubuh. Jangan lupa untuk mengajak anak untuk melakukan aktivitas fisik seperti bermain di luar ruangan atau berolahraga.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini