nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Dikecam, Pihak H&M Hapus Foto Katalog Sweater yang Dianggap Rasis

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 14:54 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 09 194 1842328 dikecam-pihak-h-m-hapus-foto-katalog-sweater-yang-dianggap-rasis-67a5YPbY5H.jpg Foto katalog dikecam (Foto: H&M)

LINI fesyen H&M menuai kecaman keras usai membuat promo iklan bernuansa rasis di situs resminya. Kontoversi ini terlihat nyata ketika seorang anak kecil berkulit hitam dijadikan model brand tersebut.

Bukan karena masalah anak berkulit hitam yang jadi model, tetapi hoodie yang dikenakan oleh sang bocah dalam katalog tersebut. Alhasil, inilah yang kemudian memancing reaksi netizen di dunia maya.

Seperti diketahui, bocah laki-laki itu menggunakan sweater hoodie berwarna hijau dengan tulisan ‘Coolest Monkey in The Jungle’ atau yang dalam bahasa Indonesia berarti ‘Monyet Paling Keren di Hutan’ di bagian dadanya.

Sontak setelah foto itu tersebar di media sosial, banyak orang yang menganggap bahwa H&M telah merendahkan orang kulit hitam dengan tulisan tersebut. Hal ini menjadi ramai setelah Abel Tesfaye atau yang kerap dikenal The Weeknd, mengatakan bahwa ia merasa kaget dan malu melihat foto produk bernada rasis.

(Baca Juga: Dinilai Rasis, Foto Katalog Sweater Brand Ternama Ini Jadi Kontroversi)

Sejumlah netizen pun ikut mempertanyakan foto katalog tersebut. Beberapa di antaranya adalah :

“Ide siapa ini @hm yang menggunakan bocah manis berkulit hitam menggunakan hoodie bertuliskan ‘Coolest Monkey in The Jungle?’ ujar netizen bernama Stephanie Yeboah di Twitter.

Lalu, ada juga akun @ebabykobby yang menuliskan komentar, “Siapa pemilik ide bodoh ini?”.

“Orang yang memiliki ide ini mesti dipecat dari pekerjaannya dan meminta maaf kepada dunia atas apa yang dia lakukan,” tulis @jeffstaple.

Atas kontroversi yang terjadi, pihak lini fesyen asal Swedia meminta maaf dan menghapus katalog tersebut.

“Gambar tersebut kini sudah kami hapus dan dari semua channel H&M dan kami memohon maaf kepada semua pihak yang merasa tersinggung,” ujar salah seorang perwakilan perusahaan, seperti dilansir AsiaOne, Selasa (9/1/2018).

Meski pihak H&M mengaku telah menghapus tampilan foto katalog, namun rupanya foto kontroversial itu masih banyak ditemukan di media sosial.

(Baca Juga : Fashion Brand Ini Wajibkan Model untuk Makan)

Well, H&M bukan satu-satunya lini fesyen kenamaan yang pernah mengalami masalah kontroversial akibat produk item fesyen yang diiklankan. Pada 2014, Zara pernah menghentikan iklan produk piyama bergaris dengan motif bintang kuning usai banyak netizen yang menyamakannya dengan pakaian tahanan Yahudi.

Perihal masalah rasis pun juga pernah dialami oleh brand kecantikan Dove yang menggunakan wanita berkulit hitam dalam iklannya. Di mana dalam iklan tersebut wanita berkulit hitam itu berubah jadi berkulit putih usai menggunakan produk kecantikannya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini