Share

Inspiratif! Kelahirannya Sempat Disesali, tapi Kini Orangtua Bangga dan Bersyukur Memiliki Anak seperti Ini

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 09:45 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 09 196 1842129 inspiratif-kelahirannya-sempat-disesali-tapi-kini-orangtua-bangga-dan-bersyukur-memiliki-anak-seperti-ini-1KhOHYKUTN.jpg Bayi Kelainan Kulit (Foto: Viral4real)

MEMILIKI anak adalah anugerah. Tak banyak dari perempuan yang akhirnya diberikan keistimewaan ini oleh Tuhan. Mau bersusah payah bagaimana pun, kalau Tuhan berkehendak untuk tidak, maka tidak akan terjadi.

Maka dari itu, sudah sepatutnya bagi siapapun yang diberkahi seorang anak, mereka menjaganya dengan baik, memberinya kehidupan yang indah, dan yang terpenting disyukuri bagaimana pun kondisi anak tersebut.

Mungkin Anda yang memiliki anak tapi berbeda pada awalnya mempertanyakan ke Tuhan kenapa itu terjadi, tapi jika kembali ke konsep dasar, tidak semua orang dikasih anak oleh Tuhan, maka Anda akan memilih untuk mensyukurinya dan tetap membesarkannya dengan penuh cinta kasih.

Kisah keluarga Courtney dan Evan Westlake ini mungkin akan membukakan mata Anda. Memiliki anak yang berbeda itu bukan sesuatu yang disesali. Dikabarkan Viral4real, Selasa (9/1/2018), keluarga kecil ini pada awalnya cukup bahagia. Memiliki anak laki-laki pertama dan siap-siap kedatangan keluarga baru, yaitu anak kedua yang berjenis kelamin perempuan.

Namun, Tuhan berkata lain. saat kelahiran anak keduanya, Courtney dan Evan hanya bisa terdiam pada awalnya. Sebab, kondisi tubuh anak perempuannya berbeda dari manusia biasanya. Rumah sakit pun panik saat mengetahui kondisi bayi yang diberi nama Brenna Helen Marie itu. Brenna lahir pada 19 Desember 2011, ya 6 tahun silam.

"Saat putri kami lahir pertama, saya pikir dia tidak layak untuk dibesarkan. Dia memiliki kulit yang tebal yang menutupi seluruh tubuhnya, dan ada semacam kepanikan dari staf medis di ruangan itu saat bayi tersebut lahir "tulis Courtney di blognya. "Dia segera dibawa keluar dari kamar dan dibawa ke ruang inkubator sebelum dibawa ke unit perawatan intensif neonatal," lanjutnya.

"Saat banyak pihak yang panik, kami menyadari bahwa kulit tebal itu tidak boleh dbuang. Sebab, itu adalah kulit aslinya, "tambahnya.

Brenna didiagnosis menderita penyakit kulit langka dan parah yang disebut Harlequin Ichthyosis (har-la-kwin ick-thee-oh-sis). Kulitnya terbentuk di plak tebal dengan celah merah tua di sela-sela, menarik begitu erat ke seluruh tubuhnya sehingga jari-jari dan kakinya tebal secara permanen, kelopak matanya membalik ke dalam, dan hidung serta telinganya hampir tertutup oleh kulit. Penyakit ini tidak bisa diobati dan sering berakibat fatal.

Setelah kelahiran Brenna, Courtney sering mendapatkan komentar buruk dari orang sekelilingnya. Mereka mencaci buah hatinya. Hal tersebut tentunya merobek hati Courtney dan Evan. Sang istri kadang menangis di pelukan suaminya.

"Mengapa orang-orang berusaha menghindari pembicaraan dengan orang yang terlihat berbeda? Apa yang mereka takutkan? Mereka hanya bisa mendatangi saya dan bertanya berapa umur Brenna," kata Courtney. Dia melanjutkan, ketika si kakak bertanya mengapa Brenna begitu merah dan bengkak, dia punya jawabannya sendiri. “Mengapa mereka tidak bisa jujur ​​saja dan mengatakan 'Saya tidak tahu, tapi tidak masalah bagaimana penampilan kita. Kita semua unik, kan?" cerita Courtney.

Courtney berharap agar orang-orang mengetahui betapa hebatnya Brenna yang ceria dan bahagia, dan bagaimana dia berbeda tapi tetap cantik. Bukan begitu?

Sedikit informasi, Ichthyosis adalah kelompok kelainan kulit genetik yang ditandai dengan kulit kering dan menipis yang mungkin menebal atau sangat tipis. Pada awalan "ichthy" diambil dari akar kata Yunani untuk kata ikan. Setiap tahun, lebih dari 16.000 bayi terlahir dengan bentuk ichthyosis.

Saat ini tidak ada obat untuk ichthyosis, namun peneliti dan dokter terus berusaha menemukan obatnya dan terus mengembangkan cara efektif untuk membantu mengatasi gangguan ini.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini