Share

Hanya Ibu Pintar yang Pakai Cara Ini untuk Menghemat Anggaran Rumah Tangga

Vessy Frizona, Okezone · Rabu 10 Januari 2018 07:40 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 09 196 1842532 hanya-ibu-pintar-yang-pakai-cara-ini-untuk-menghemat-anggaran-rumah-tangga-UcplFLnCdx.jpg Ilustrasi (Foto: Unsplash)

MOMS, jujur yuk, mengurus uang dalam rumah tangga tidak mudah kan? Ada dana yang harus dialokasikan untuk kebutuhan anak, suami, diri sendiri, dan untuk keluarga secara keseluruhan.

Namun, terlepas dari itu semua, kebutuhan anak jelas nomor satu. Orangtua akan melakukan apa saja demi memenuhi kebuhan si buah hati. Maka jangan heran kalau melihat ibu sering berhemat, ibu pintar akan melakukan apa saja demi anak. Meski upaya menghemat anggaran itu berat, ibu tidak pernah kehabisan cara.

Seperti dilansir Popsugar, Rabu (10/1/2018), inilah beberapa cara yang dilakukan ibu pintar untuk menghemat uang. Cara yang dilakukan para ibu mengelola anggaran nantinya juga akan menjadi contoh baik bagi anak-anak.

Biarkan anak memakai pakaian dan mainan lungsuran

Anak-anak tumbuh cepat, karena itulah tak ada alasan terus membeli barang baru untuk mereka. Biarkan anak memakai pakaian dan maianan lungsuran kakak atau sepupu-sepupunya jika masih dalam kondisi bagus, sesuai ukuran, dan usia.

Beli sekaligus

Jika bisa membeli dalam jumlah banyak, lakukanlah! Itu selalu lebih murah bila dipakai dalam jangka waktu panjang. Selain itu jangan terlalu ketergantungan produk tertentu, tetap pilih produk apa saja tetapi berkualitas dan murah.

Barang bekas untuk anak

Barang seperti baby car seat atau sepeda, bisa Anda beli di toko barang bekas atau online. Membeli barang seken untuk pemakaian dalam waktu sebenar lebih cermat daripada membeli barang baru yang mahal tetapi hanya dipakai sebentar.

Buat paket dan bekal makan siang untuk keluarga

Atur menu makan siang yang pas untuk semua anggota keluar. Bekali anak dan suami makan siang dari rumah. Selain bekal dari rumah itu sehat, ibu juga dapat menghemat uang. Anak-anak tidak akan membeli jajan lagi dan suami juga tidak perlu mencari restoran atau kafe untuk makan siang.

Lupakan barang branded

Barang-barang branded tidak terlalu penting. Biasakan membeli barang berdasarkan fungsi. Selama barang itu bisa dipakai maka tak perlu melihat merek. Uang bisa disimpan.

Atur penghasilan untuk ditransfer ke tabungan

Sekali pun hanya ada 500 ribu per-bulan untuk ditabung, segera transfer ke rekening tabungan untuk disimpan. Atau buat rekening khusus untuk transfer otomatis uang yang bisa ditabung.

BACA JUGA:

Berhenti berlangganan email promo

Semua email promosi bisa memunculkan hasrat ingin belanja, belanja, dan belanja. Berhenti berlangganan promo agar tidak tergoda.

Baca Juga: Masyarakat Depok Terbantu BLT BBM

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini