Konsumsi Dua Lusin Tiram Mentah, Wanita Asal Texas Meninggal

Pradita Ananda, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 15:16 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 09 298 1842244 konsumsi-dua-lusin-tiram-mentah-wanita-asal-texas-meninggal-hI6odJWQoe.jpg Tiram Mentah (Foto: Hog Island)

DALAM situasi apapun, kita memang sepatutnya tetap harus berhati-hati dan selalu waspada.

Termasuk salah satunya saat sedang berlibur, di mana biasanya saat liburan kebanyakan orang cenderung menjadi sedikit lengah, salah satunya untuk perihal makanan.

Seperti kasus yang dialami oleh seorang wanita di Texas, Jeannette LeBlanc yang harus mengakhiri acara liburannya dengan tragis. Pasalnya, sebagaimana dikutip Thedailymeal, Selasa (9/1/2018) Jeannette yang diketahui sedang berlibur di Louisiana dengan sanak-keluarga dan teman-temannya tersebut, dilaporkan tewas setelah mengonsumsi tiram alias oysters mentah.

Dijelaskan lebih detail, kala itu Jeannette yang sedang berlibur ini dengan bahagia menyantap seafood seperti kepiting dan juga menyantap berbagai makanan lokal. Kemudian Jeannette diketahui membeli sekantung tiram mentah dari pasar Westwego, dan tidak lama kemudian kesehatan Jeannette langsung memburuk.

Kesehatan Jeannette yang menurun ini terjadi setelah Jeannette mengonsumsi sekitar kurang lebih dua lusin tiram mentah tersebut, tubuh Jeannette pun langsung mengalami reaksi sebagai alarm telah terjadi sesuatu yang tidak beres. Dijelaskan lebih lanjut oleh istri Jeannette, Vicki Bergquist kepada KLFY-TV, Jeannette tidak lama kemudian mulai mengalami kondisi sulit bernafas, timbul ruam di kaki dan juga sekujur tubuhnya.

Setelah 48 jam kemudian, keadaan Jeannette semakin memburuk karena ruam-ruam dan luka parah di bagian kakinya. Begitu tiba di rumah sakit, Jeannette diberi tahu oleh dokter yang merawatnya bahwa dirinya mengalami kondisi yang dinamakan vibriosis, sebuah kondisi yang disebabkan oleh bakteri pemakan daging tertentu dari genus Vibrio. Akhirnya setelah berjuang selama 21 hari melawan organisme pemakan daging, Jeannette disebutkan meninggal pada tanggal 15 Oktober 2017.

Sementara itu, menurut Centers for Disease Control and Prevention, kondisi vibriosis ini sendiri bisa terjadi karena memakan kerang mentah atau yang kurang matang, dan bisa juga dengan membuat kontak luka yang terbuka dengan air payau.

Setelah kejadian yang merenggut nyawa Jeannette ini, Vicki Bergquist sekarang diketahui lebih lanjut sedang berupaya untuk meningkatkan kesadaran akan kondisi vibriosis sehingga para pecinta makanan tiram lainnya tidak mengalami dan terkena risiko yang sama seperti Jeannette.

"Kalau kami telah mengetahui bahwa risikonya terlalu tinggi, aku rasa Jeannette akan berhenti memakan oysters tersebut," ucap Vicki kepada KLFY-TV.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini