nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ahli Syaraf Ungkap Trik Ampuh Memesan Makanan di Restoran

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 18:17 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 09 298 1842462 ahli-syaraf-ungkap-trik-ampuh-memesan-makanan-di-restoran-42PQYT3WYS.jpg Tip memesan makanan di restoran (Foto:Ist)

INGIN menyantap hidangan lezat dengan suasana yang nyaman dan pelayanan ramah dari para stafnya? Restoran adalah ada jawabannya. Di tempat ini, Anda bisa memesan berbagai jenis hidangan lezat, mulai dari appetizer (makanan pembuka), main course (makanan utama), hingga dessert (makanan penutup).

Dari segi kualitas dan rasa memang tidak perlu diragukan lagi. Sebagian besar restoran umumnya ditangani oleh para chef profesional dengan latar belakang yang berbeda, atau sesuai dengan konsep restoran mereka masing-masing.

Sayangnya, banyak pengunjung yang masih kebingungan memilih menu makanan sesuai dengan selera mereka. Bagaimana tidak, hampir seluruh restoran di dunia memiliki buku menu dengan sederet daftar makanan yang terkadang masih asing di telinga pengunjung.

BACA JUGA:

Paling Disukai Orang Indonesia, Ini 3 Jenis Teh Terbaik

Mari kita telaah sedikit persoalan buku menu yang penuh ‘probelamtika’ ini. Menurut survey, sebuah restoran setidaknya memiliki buku menu berisikan 12 halaman daftar makanan dan minuman. Mulai dari pasta, salad, steak, cocktail, smoothies, dan masih banyak lagi. Jika Anda termasuk kategori “picky eaters”, hal tersebut tentu akan sangat membingungkan.

Untungnya, salah seorang ilmuwan syaraf berhasil menemukan trik ampuh untuk membantu pengunjung dalam memesan makanan. Moran Cerf, seorang professor ilmu saraf dan bisnis di Kellog School of Management and LIJ, selalu menghindari makanan pada halaman awal buku menu. Ia langsung beralih ke daftar ‘makanan spesial’, karena pada dasarnya makanan yang tertera daftar tersebut telah diseleksi dengan baik oleh para chef.

Tidak hanya itu, Moran juga cenderung memilih makanan yang terdapat pada posisi kedua di daftar tersebut. Bukan tanpa alasan, ilmuwan yang telah mempelajari tentang kebiasaan manusia dalam pengambilan keputusan itu percaya pada sebuah konsep yang disebut “decision fatigue”. Pada dasarnya, konsep ini menjelaskan bahwa otak manusia cenderung mengalami kelelahan setelah memikirkan atau menimbang-nimbang sesuatu yang akan dipilihnya.

 BACA JUGA:

Keren, Model Rambut Ini Dibikin Mirip Wajah Donald Trump hingga Bruce Lee

Seperti yang ia jelaskan kepada Business Insider, pilihannya memesan menu makanan kedua hanyalah salah satu dari banyak cara untuk mengurangi kinerja otak, agar lebih efektif dalam memutuskan persoalan yang lebih penting.

“Saya tahu kemungkinan melakukan kesalahan dengan memberikan orang pilihan adalah hal yang sama. Tapi sebaiknya saya memberi orang lain pilihan untuk saya,” tuturnya.

Nah, jika Anda tertarik untuk melakukan hal yang sama dengan Cerf, pastikan bahwa makanan tersebut tidak mengandung bahan yang dapat menimbulkan alergi dan tentunya sesuai dengan selera Anda. Lagi pula, ini adalah ide yang sangat bagus untuk mengeksplorasi makanan yang belum Anda coba. Demikian dilansir dari Food & Wine, Selasa (9/1/2018).

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini