Klenteng di Senggarang Ini Penuh Lilitan Akar Beringin yang Bikin Wisatawan Penasaran

Tiara Putri, Jurnalis · Selasa 09 Januari 2018 21:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 09 406 1842479 klenteng-di-senggarang-ini-penuh-lilitan-akar-beringin-yang-bikin-wisatawan-penasaran-RpI7FoUjQl.jpg Klenteng dipenuhi akar (Foto: indohoy/Instagram)

BANYAK hal yang menjadi alasan wisatawan mengunjungi suatu obyek wisata. Salah satunya karena keunikan tempat tersebut. Sama halnya dengan Klenteng Tien Shang Miao yang terletak di Senggarang, Tanjungpinang, Kepulauan Riau.

Klenteng yang berumur ratusan tahun ini dililiti oleh akar berjuntai. Akar itu berasal dari pohon beringin besar yang tumbuh di sekitar klenteng. Hal unik itulah yang menarik minat wisatawan untuk datang dan melihat langsung kejadian yang tak biasa tersebut.

Berdasarkan cerita yang terpampang di plang, klenteng ini sudah ada sejak 1811. Dulunya, klenteng itu merupakan kediaman Kapiten China, Chiao Ch’en. Setelah tempat tersebut ditinggalkan oleh sang pemilik rumah dan tidak terpakai, warga sekitar berinisiatif menjadikan rumah ibadah mengingat masih banyak warga yang keturunan Tionghoa.

(Baca Juga: Keindahan Pantai Nemberala yang Air Lautnya Dipakai Presiden Jokowi untuk Basuh Wajahnya)

Hingga saat ini masih banyak pemeluk agama Khonghucu yang datang untuk beribadah di klenteng tersebut. Baik yang berasal dari daerah Senggarang maupun dari luar daerah. Ada beberapa ruangan yang dijadikan tempat untuk berdoa dan pembakaran dupa.

(Foto: indohoy/Instagram)

Sayangnya, meski sudah menjadi salah satu destinasi wisata, Klenteng Tien Shang Miao terlihat tidak terawat. Banyak cat dinding yang sudah terkelupas dan kusam, terutama pada dinding yang dekat dengan tempat peletakkan dupa. Tak hanya itu, beberapa bagian terlihat lusuh karena banyak barang yang tidak terpakai ditumpuk begitu saja sehingga hampir mirip dengan gudang.

Bahkan beberapa tahun lalu klenteng ini sempat mengalami kerusakan akibat desakan akar pohon beringin. Walaupun keadaan klenteng kurang membuat nyaman, tapi masih banyak saja wisatawan yang datang berkunjung. Ada pula warga sekitar yang memanfaatkan klenteng untuk berkumpul bersama atau sekadar beristirahat.

(Foto: Chinatownology)

(Baca Juga: Cerita Misteri Pantai Menganti, Larangan Pakai Baju Hijau)

Adanya pohon beringin membuat suasana menjadi sejuk dan teduh. Sementara itu, di sekitar klenteng masih ada beberapa obyek wisata lain yang sering dikunjungi. Terlebih Senggarang adalah kawasan pecinan di mana dahulu kala imigran dari Tiongkok pertama kali singgah di sana sebelum menyebar ke berbagai pulau di sekitarnya.

Di sana terdapat 7 klenteng dan 2 vihara. Walaupun sudah banyak penduduk yang memeluk agama Kristen, Buddha, dan Islam, wisatawan masih bisa merasakan kentalnya tradisi kepercayaan Khonghucu.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini