nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sandiaga Uno: Pelaku Bisnis UMKM Harus Tanggap Teknologi

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Rabu 10 Januari 2018 18:17 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 10 298 1843047 sandiaga-uno-pelaku-bisnis-umkm-harus-tanggap-teknologi-lv1evRqCjT.jpg Bisnis kuliner UMKM (Foto:Dimas/Okezone)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta semakin serius mengembangkan produk UMKM, khususnya dalam sektor kuliner. Hal tersebut disampaikan secara langsung oleh Wakil Gubernur DKI Jakarta saat menghadiri festival kuliner di Plataran Pasaraya Blok M, Jakarta Selatan, Selasa 9 Januari 2018.

Dalam kata sambutannya, Sandi mengapresiasi para pelaku bisnis ecommerce yang mulai melibatkan para entrepreneur muda, karena secara tidak langsung dapat membantu pemerintah dalam menciptakan lapangan pekerjaan baru.

“Salah satu prioritas utama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah untuk mengembangkan usaha mikro, dan salah satu bisnis mikro yang paling berkembang di DKI Jakrta yakni kuliner. Oleh karenanya, kami akan selalu mendukung upaya-upaya yang dilakukan berbagai pihak, termasuk swasta, dalam mendukung pengembangan UMKM,” tutur Sandiaga Uno, dalam konferensi pers Go Food Festival.

BACA JUGA:

Catat! Ini 7 Makanan dan Minuman yang Dapat Menyebabkan Jerawat

Lebih lanjut ia mengatakan, Jakarta sebetulnya memiliki beberapa wilayah yang berpotensi untuk dikembangkan menjadi kawasan wisata kuliner maupun wisata belanja. Sandi memberi contoh Condet, Tanah Abang, dan Blok M.

 

“Waktu kami bikin di Condet dan Tanah Abang memang belum maksimal. Tapi kedepannya kami akan terus evaluasi dan melakukan perbaikan, agar ke depannya masyarakat Jakarta maupun wisatawan mendapatkan yang terbaik. Saya juga akan mencoba memberdayakan beberapa pasar tradisional agar bisa dijadikan venue untuk festival kuliner,” imbuhnya.

BACA JUGA:

Hormati Putri William-Kate, Pub Ini Diberi Nama Princess Charlotte

Komitmen Pemprov DKI Jakarta untuk mengembangkan sektor kuliner ini memang disebabkan oleh sejumlah faktor. Pertama, jika dikembangkan secara maksimal, sektor kuliner dan UMKM dipercaya dapat mendorong perekonomian masyarakat. Kedua, bisnis kuliner juga berkontribusi membuka ribuan lapangan pekerjaan baru.

Kendati demikian ternyata ada tiga hal penting yang saat ini tengah menjadi perhatian Pemprov DKI Jakarta. Menurut Sandi, para pelaku bisnis UMKM ternyata masih kesulitan mendapatkan akses untuk mengembangkan usaha mereka.

“Akses terhadap lahan usaha, akses terhadap, dan akses terhadap financial inclusion itu masih susah. Karena packaging yang baik, marketing dan lain-lain itu gimmicknya belajar dari pelatihan dan pendampingan. Mereka juga harus terhubung dengan teknologi digital terkini, mulai dari segi payment atau dari segi kebutuhan modal. Dalam arti lain mereka harus tanggap teknologi,” tukasnya.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini