nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pakar Relationship Beberkan 10 Masalah Pemicu Percekcokan Suami-Istri, Nomor 1 Seks

Vessy Frizona, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 05:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 11 196 1843642 pakar-relationship-beberkan-10-masalah-pemicu-percekcokan-suami-istri-nomor-1-seks-K3bm4M87sb.jpg Ilustrasi (Foto: Dailymail)

ANGKA perceraian terus mengalami lonjakkan pada awal 2018 ini. Hal itu diungkap pakar relationship asal Inggris, Tracey Cox. Pemicu perceraian pun terus menjadi tanda tanya.

Semudah itukah pasangan cerai? Menurut Tracey masalah perut, rekening bank, dan sensitivitas menjadi pemicu paling umum. Melansir dari Dailymail, Jumat(12/1/2018), ia membeberkan 10 masalah timbulnya perdebatan antara suami dan istri.

Seks

Libido orang berbeda-beda. Meski ini sering terjadi tetapi jarang pasangan mau membahas secara langsung. Belum lagi masalah kecanduan video porno. Biasanya salah satu pasangan akan marah-marah tak jelas karena merasa tidak puas.

Media sosial

Media sosial merupakan daftar terbaru yang mengisi deret persoalan rumah tangga. Menyindir pasangan terkait soal seks, keuangan, pekerjaan rumah, atau orang ketiga sering dibeberkan di sini.

(Baca Juga: Diejek Babi Hingga Gendut, Vlogger Kecantikan Ini Balas dengan Video Tutorial Make-up yang Jadi Viral )

Parenting

“Lebih baik aku mati saja daripada merasakan susahnya jadi ibu/ayah seperti ini.” Jika orangtua pernah berucap seperti itu, lalu apa yang akan dikatakan anak-anak mereka ketika dewasa? Orangtua seringkali menyerah ketika mengalami susahnya mengurus anak.

Pekerjaan rumah

Banyak teknologi tercipta untuk memudahkan pekerjaan rumah, namun wanita malah semakin sibuk mengurus kehidupan sosialnya. Sehingga pekerjaan rumah yang bisa dikerjakan istri kerap dilempar ke suami dengan alasan ‘ini tugas bersama’.

Masa lalu

Jika salah satu dari pasangan ada yang berbohong tentang masa lalu, dapat dipastikan persoalannya tidak akan selesai sampai sekarang. Meski kesalahan sudah dimaafkan bukan berarti bisa dilupakan.

Quality time

Idealnya setiap orang yang menikah butuh waktu untuk dirinya sendiri, teman-teman, keluarga, keluarganya sendiri, dan waktu berduaan. Jika ini tidak seimbang maka jangan heran jika Anda dan pasangan akan terus cekcok soal kurangnya waktu tertentu.

Kebersamaan

Sebelum merasa benar-benar siap, untuk apa memaksa cepat-cepat menikah? Urusan anak, uang, keluarga besar, dan pekerjaan akan menghiasi perjalanan rumah tangga. Anda dan pasangan akan kehilangan waktu bersama.

Keluarga

“Saya pernah bertanya kepada seorang teman psikiater tentang saran apa yang akan dia berikan kepada pasangan yang saling mencintai tapi tidak bisa mentolerir keluarga masing-masing?” ucap Tracey. Lalu temannya menjawab, ”Beralih ke yang lain.”

(Baca Juga: 4 Tipe Orang yang Datang ke Klinik Kecantikan, Anda yang Mana?)

Romantisme

Tentu tidak mungkin dan melelahkan untuk tetap berada di panggung 'bulan madu' selamanya karena hormon cinta dan seks tidak akan selalu sama.

Uang

Gaya belanja salah satu pasangan belum tentu bisa diterima masing-masing. Sering kali percekcokan muncul karena salah satu merahasiakan belanjaan.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini