Bungkus Kelapa Utuh dengan Plastik, Supermarket Ini Dimaki-maki Pembeli

Maharani Putri Sabillah, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018 18:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 11 298 1843597 bungkus-kelapa-utuh-dengan-plastik-supermarket-ini-dimaki-maki-pembeli-EbhzDvOD54.jpg Kelapa organik dibungkus dengan plastik (Foto:Ilustrasi/Shutterstock)

SELALU ada cerita di setiap kegiatan jual-beli, baik yang disebabkan karena tawar-menawar maupun karena produksi yang tidak sesuai keinginan. Salah satunya ialah cerita yang datang dari Inggris ini.

Melansir dari Independent (11/01/2018), seorang pembeli di supermarket diketahui marah-marah karena menemukan produk yang menurutnya tidak sesuai. Produk tersebut merupakan buah kelapa yang diklaim produk organik yang dikemas dalam bungkusan plastik, lengkap dengan sedotannya.

Pelanggan yang diketahui bernama Alex Morss mengkritik atas keberadaan plastik yang membungkus penuh tubuh kelapa. Kritikan dan kekesalannya itu ia tuangkan melalui akun media sosial-nya.

BACA JUGA:

Makin Bervariasi, Bakso Makin Menggoyang Lidah

“100 persen kemasan plastik yang tidak perlu pada kelapa,” tulisnya.

Alex menyatakan bahwa plastik yang ada pada kelapa tidak memberi manfaat apapun. Plastik itu sendiri juga tidak memberi perlindungan terhadap kelapa, sehingga menurutnya tidak perlu. Justru, menurut Alex, keberadaan plastik itu malah membuat kelapa semakin sulit digunakan. Ia juga berpendapat bahwa kelapa akan tetap segar lebih lama apabila disimpan dalam keadaan alami dan tentunya bebas dari plastik.

Tak disangka, kekesalannya yang dilampiaskan di Twitter-nya itu ternyata direspon oleh pengguna lain. Sejalan dengan pikiran Alex, mereka juga mempergunjingkan kemasan kelapa yang dinilai bisa merusak kealamian kelapa.

Alex menuduh supermarket yang menjual kelapa tersebut sebagai perusak lingkungan. Sebab, seperti yang kita tahu, plastik merupakan material yang sulit hancur di alam serta dianggap dapat mencemari tanah dan air. Dengan demikian, keorganikan kelapa tersebut dipertanyakan oleh warganet.

“Bagaimana Anda bisa menyebutnya “organik”?” tambah Alex di media sosial yang ditunjukkan kepada akun Twitter supermarket.

Sementara itu warganet lain juga ikut mengomentari kemasan kelapa. “Contoh yang mengerikan dari supermarket itu adalah perlindungan batok kelapa yang tidak cukup baik,” tulis salah satu pengguna.

BACA JUGA:

Makin Bervariasi, Bakso Makin Menggoyang Lidah

Alex juga menuliskan cuitan lagi mengenai bagaimana seharusnya sebuah produk dikemas dan dikatakan sebagai produk yang organik sesuai landasan organicfood.co.uk. Di sana tertulis apabila makanan organik harus dapat didaur ulang dan menghindari semua kemasan yang tidak perlu untuk memenuhi standar Uni Eropa.

Alex juga berharap semoga cuitannya dapat mendorong pembeli untuk berpikir agar menolak plastik dan lebih memilih produk yang berkelanjutan.

Menanggapi masalah tersebut, juru bicara supermarket Sainsbury's mengonfirmasi apabila produk yang dijualnya itu bersifat organik dan dapat didaur ulang.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini