nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pemilik Street Food Asal Thailand Ingin Kembalikan Bintang Michelin, Ada Apa?

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 06:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 11 298 1843719 pemilik-street-food-asal-thailand-ingin-kembalikan-bintang-michelin-ada-apa-8SW4gaFS8g.jpg Street food di Bangkok (Foto: Independent)

MENERIMA predikat Michelin Star tentu merupakan sebuah kebanggaan tersendiri bagi pelaku bisnis kuliner. Namun ternyata, sebuah vendor street food di Bangkok, Thailand, memilih untuk menolak predikat bergengsi tersebut.

Hal ini bermula ketika perusahaan asal Prancis itu hendak menerbitkan panduan wisata kuliner untuk regional Bangkok. Banyak orang yang bertanya-tanya, apakah tempat makan sekelas street food bisa mendapatkan bintang seperti halnya restoran mewah.

Pertanyaan tersebut akhirnya terjawab ketika salah satu vendor street food bernama Raan Jay Fai, menerima Michelin Star karena menyuguhkan olahan "crab omelette queen" terlezat di Negeri Gajah Putih itu.

(Baca Juga: Snack Cokelat Raksasa Ini Miliki Tinggi Hampir 1 Meter)

Namun, predikat bergengsi yang mereka dapatkan ternyata tidak sesuai dengan harapan. Tempat makan yang terletak di kawasan Soi Samran Rat, Phra Nakhon ini menjadi sangat ramai sejak mendapatkan Michelin Star pada Desember lalu. Bahkan, antrian pengunjung yang sangat panjang kerap memblokir beberapa ruas jalan di sekitarnya.

 

Hal tersebut memang terdengar positif karena secara tidak langsung telah memberikan keuntungan yang lebih banyak kepada Jay Fai. Tapi menurut salah satu pengunjung, tempat makan tersebut kini dinilai tidak ramah terhadap pengunjung seperti beberapa waktu sebelumnya.

Dilaporkan oleh Eater, sejak mendapatkan Michelin Star, Raan Jay Fai berhasil menarik perhatian para turis dan pencinta kuliner dari berbagai negara. Akibatnya, vendor street food yang dibangun di atas lahan sempit ini justru harus mulai membayar pajak kepada pemerintah setempat.

Menanggapi hal tersebut, Jay Fai, pemilik sekaligus sosok genius dibalik kelezatan crab omellete itu berniat untuk mengembalikan predikat Michelin Star, karena dianggap telah menimbulkan kekacauan.

"Banyak orang yang datang hanya untuk melihat-lihat dan mengambil foto. Mereka bahkan tidak memiliki niatan untuk mencicipi makananku," tutur Jay Fai.

Peningkatan popularitas yang begitu cepat juga memaksa Jay Fai's untuk menyediakan fasilitas reservasi. Putri perempuan Jay Fai bahkan harus berhenti dari pekerjaannya agar bisa membantu melayani konsumen.

(Baca Juga: Punya Resolusi Langsing di 2018? Ini 5 Makanan yang Harus Dihindari!)

Permintaan konsumen yang semakin meningkat ternyata menimbulkan kekhawatiran tersendiri bagi Jay Fai. Ia mengaku takut menaikkan harga makanan, karena khawatir akan mengurangi pelanggan setianya. Padahal, kenaikan harga tersebut dinilai penting untuk menjaga ketersediaan bahan baku.

Terlepas dari itu semua, istri Jay Fai ingin para konsumen mengetahui bahwa, "Sebelum atau sesudah mendapatkan Michelin Star, Jay Fai masih seperti Jay Fai yang dulu. Bagi kami, penghargaan terbaik adalah kepuasaan para konsumen yang selalu datang dan mengatakan langsung bahwa mereka sangat menyukai crab omelette olahan kami. Bagi kami itu adalah hal terpenting dan rasanya sama seperti menerima jutaan bintang yang jauh lebih berharga daripada Michelin Star," tukasnya. Demikian dilansir dari Independent, Jumat (12/1/2018).

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini