nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Penyebab Anak Susah Makan dan Tips Mengatasinya

Dewi Kania, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018 19:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 11 481 1843607 penyebab-anak-susah-makan-dan-tips-mengatasinya-2IKjg6xfXH.jpg Ilustrasi (Foto: Dailymail)

ANAK-anak sering mengalami susah makan di waktu-waktu tertentu. Hal ini membuat orangtua cemas dan mencari tahu penyebabnya.

Anak susah makan bukan tanpa sebab, paling sering anak jadi tidak tertarik dengan wujud makanan yang disajikan. Atau mereka sedang mengalami masalah kesehatan yang ringan saat itu.

Saat anak mengalami hal ini tentu harus peka dengan kondisinya. Apalagi kalau si kecil rewel, karena dia merasa tidak nyaman.

Spesialis Anak dr Vinci Ghazali SpA, MM, MBA menjelaskan, ada banyak faktor yang memicu anak malas makan. Namun, orangtua tak perlu terlalu cemas jika dalam keadaan batas wajar.

"Anak susah makan masih wajar, terlebih kalau sedang mengalami gangguan kesehatan. Orangtua harus cek dan tak perlu khawatir," ujar dr Vinci saat ditemui di Brawijaya Hospital Bojongsari, Depok, Kamis (11/1/2018).

Lebih lanjut, dr Vinci membeberkan banyak faktor yang mendasari anak tiba-tiba mengalami susah makan. Berikut ulasannya lebih lanjut.

Cara penyajian yang salah

Anak sehat tapi selera tidak ada, karena penyajian yang salah. Pada dasarnya anak bosan dengan sajian makanan atau menu yang sering dimakan. Ibu terutama harus kreatif dalam menyajikan makanan supaya tidak memicu hal ini.

Anak sedang sakit

Jika anak sedang sakit klinis ataupun non-klinis, nafsu makan hilang. Selera makan tidak ada karena perubahan tubuhnya selama sakit. Sebaiknya orangtua tidak memaksa untuk anak makan banyak. Cari makanan pengganti yang disukai anak supaya mereka tidak kehilangan asupan yang dibutuhkan.

Si kecil tumbuh gigi

Bayi di atas 6 bulan bisa mendapatkan MPASI sebagai tambahan asupan wajibnya. Namun, seiiring bertambah usia, masalah yang dihadapi anak yakni tumbuh gigi. Pada dasarnya, gusi jadi tidak nyaman alias sakit. Tak pelak, selera makan anak hilang dan pola makannya terganggu.

"Saat mengalami hal itu, orangtua harus peka dan tidak boleh terlalu memaksa," imbuh dr Vinci.

Namun, agar anak tidak mengalami masalah susah makan yang membuat orangtuanya stres bisa diatasi dengan tiga cara utama berikut.

Evaluasi ulang cara penyajian

Anak tipe manusia yang cepat bosan dan gampang tertarik dengan hal baru. Ibu harus pintar kreasikan penyajian makanan enak untuk si kecil. Misalnya, membuat menu bento yang unik yang pasti disukai. Tak cuma itu, rasa makanan juga harus mantap agar nafsu makan si kecil tinggi.

Sesuaikan teksturnya

Bayi yang mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI) setiap umur bisa menerima tekstur makanan yang berbeda-beda. Saat menjelang usia 12 bulan, anak sudah boleh dikenalkan makanan padat. Apalagi kalau si kecil punya banyak gigi. Ajarkan dia mengunyah dengan baik agar asuapan nutrisi yang didapatkan lengkap dan mudah diterima.

Suasana makan nyaman

Anak pasti tidak akan lahap makan saat suasana tidak nyaman. Usahakan jangan paksa anak makan kalau memang tidak mau. Si kecil sudah bisa berontak saat dia tidak nafsu makan. Saat makan, ajarkan polanya dengan benar supaya mereka senang. Misalnya saat makan, ajarkan si kecil fokus menghabiskan makanannya. Caranya jangan berikan mainan atau malah diajak makan di luar rumah sembari jalan-jalan santai di sore hari.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini