Image

Sekali Isap Rokok Bisa Sebabkan Kecanduan, Benarkah?

Maharani Putri Sabillah, Jurnalis · Kamis 11 Januari 2018, 20:00 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 11 481 1843615 sekali-isap-rokok-bisa-sebabkan-kecanduan-benarkah-4mLZmUREQF.jpg Ilustrasi (Foto: Express)

SEPERTI yang kita tahu, selama ini kandungan rokok dicap mengandung zat adiktif, yaitu sifat yang memberikan candu dan menimbulkan ketergantungan bagi pemakainya. Maka dari itu, tak heran bila kebanyakan orang yang telah memiliki kebiasaan merokok akan sulit melepaskan benda kecil ini dari celah tangannya.

Bahkan, baru-baru ini sebuah penelitian dari Queen Mary, University of London, mengumumkan bahwa satu embusan rokok sudah cukup membuat orang ketagihan. Lalu, lebih dari dua pertiga orang yang mencoba rokok untuk kali pertama diidentifikasi akan menjadi perokok sehari-hari.

Penelitian dilakukan dengan menggunakan database global dari beberapa negara. Dengan informasi lebih dari 215.000 orang yang dianalisis, tim menemukan bahwa 60,3 persen responden pernah mencoba rokok dan di antara 68,9 persen mengatakan bahwa mereka telah berkembang menjadi perokok sehari-hari.

Namun, para periset mengingatkan bahwa hasil ini hanyalah perkiraan, sebab ada pula orang yang pernah mencoba merokok namun tidak berkelanjutnan. "Ada kemungkinan seseorang yang bukan perokok seumur hidup pernah mencoba rokok saat mereka masih kecil, tetapi rokok tersebut tidak memberi kesan pada mereka," kata Profesor Hajek, seperti yang dilansir dari Dailymail, Kamis (11/01/2018).

Penelitian ini dilakukan untuk mendukung upaya mengurangi eksperimen rokok, terutama pada remaja muda yang kerap mencoba-coba.

Tak tanggung-tanggung, menurut riset, rokok yang digunakan dalam sehari-hari merupakan rokok konvensional yang berisi tembakau, bukan rokok elektronik. “Jumlahnya sangat mencolok karena sangat sedikit non-perokok yang mencoba rokok elektronik lalu ketagihan dan menjadi permanen, sementara sangat besar non-perokok yang mencoba rokok konvensional dan kemudian menjadi perokok sehari-hari,” kata Profesor Hajek.

Profesor Hajek mengatakan bahwa rasa candu yang ada pada rokok disebabkan oleh nikotin yang terkandung dalam tembakau. Penelitian mengungkapkan bahwa nikotin bisa dengan cepat diserap ke dalam aliran darah. Setelah 10 detik memasuki tubuh, nikotin dapat mencapai otak. Hal ini menyebabkan otak melepaskan adrenalin dan menciptakan dengungan kesenangan.

Lalu seiring waktu, dengungan tersebut memudar dengan cepat. Perasaan ini yang membuat seseorang ingin menyalakan rokok untuk mendapatkan sensasi seperti itu lagi. Jika siklus tersebut berulang-ulang, maka menyebabkan kecanduan

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini