nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

4 Selebriti Indonesia yang Jadi Aktivis Pelindung Hewan

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 14 Januari 2018 14:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 12 194 1844273 4-selebriti-indonesia-yang-jadi-aktivis-pelindung-hewan-bpu0ynA98o.jpg Nadia Hutagalung (Foto: Instagram)

SEBAGAI manusia, sudah sepatutnya kita menghargai hak hidup dan saling menyanyangi mahluk hidup lainnya, termasuk satwa-satwa yang ada di muka bumi ini.

Di antara banyaknya orang-orang yang sayangnya sampai sekarang masih suka melakukan tindakan kekejaman terhadap binatang. Tidak sedikit pula, hadir orang-orang yang bersuara vokal dan bertindak nyata untuk melindungi dan menyelamatkan para satwa yang ada.

Seperti, para sosok selebrita Indonesia berikut ini yang dikenal publik. Masing-masing dari mereka, walaupun memiliki pilihan berbeda-berbeda dalam penyelamatan hewan. Namun satu kesamaan, para sosok selebriti di bawah ini sama-sama aktif berperan mencurahkan diri menjadi aktivis satwa juga lingkungan, yang tentu bisa kita jadikan inspirasi dan teladan. Siapa saja? Berikut pemaparannya, sebagaimana dihimpun Okezone dari berbagai sumber, Minggu (14/1/2018).

Davina Veronica 

Dikenal publik luas terlebih dahulu sebagai seorang supermodel ternama. Namun tahukah, di balik balutan busana mewah dan kepiawaiannya berlenggak-lenggok di panggung runway dan berpose di depan kamera, Davina adalah seorang aktivis hewan dan lingkungan.

Davina diketahui sebagai seorang aktivis yang vokal soal kelangsungan hidup, peduli orang utan. Seperti yang tertulis dalam keterangan di laman akun Instagram pribadinya (davinaveronica_gsi) wanita kelahiran 1978 ini adalah pendiri sekaligus CEO dari Garda Satwa Indonesia (GSI, BOS Foundation dan juga duta dari WWF Indonesia.

Melalui foto-foto yang ia unggah ke dalam laman akun Instagramnya, Davina sering mengkampanyekan soal pentingnya binatang dan lingkungan. Ia memperlihatkan bagaimana aktivitas dirinya sebagai seorang aktivis binatang, menyelamatkan orang utan untuk kembali ke habitat alaminya, menyuarakan informasi soal hewan peliharaan yang hilang, hingga masuk ke hutan, pedalaman contohnya Kalimantan sebagai upaya penyelamatan orang utan.

Davina tidak segan menyebrangi sungai dengan perahu sederhana, sampai menerjang jalanan berlumpur di pedalaman demi rasa cinta dan kepeduliannya terhadap binatang dan lingkungan.

Nadine Chandrawinata 

Pemegang titel Putri Indonesia 2005 ini, kini bisa dibilang lebih aktif sebagai penyelam dan aktivis hewan serta lingkungan. Jika Davina memilih fokus untuk penyelamatan orang utan, lain lagi dengan Nadine yang kegiatan sehari-harinya dekat dengan alam laut maka memilih untuk fokus kepada kelestarian satwa-satwa laut dan lingkungan laut itu sendiri.

Dara kelahiran 1984 yang jago menyelam ini adalah pendiri SEASOLDIER.001, sebuah komunitas yang bergerak di bidang penyelamatan lingkungan. Dalam laman akun Instagramnya (nadinelist), Nadine mencoba mengajak para masyarakat untuk tidak lagi memiliki kebiasaan membuang sampah sembarangan ke laut sebab bisa tidak sengaja dimakan lalu membahayakan hewan-hewan di laut.

Selain itu, di kehidupan sehari-hari, Nadine sebagai aktivis dan pecinta binatang memilih untuk tidak mengonsumsi daging. Nadine yang bergabung di WWF Indonesia sejak 2007 ini, mengaku tidak lagi memakan daging sejak duduk di bangku SMA yang ia lakukan karena tidak tega terhadap binatang sembari menjaga bentuk tubuh.

Riyanni Djangkaru 


Siapa tidak familiar dengan nama satu ini? Yup, nama wanita satu ini melejit di kalangan publik luas setelah menjadi pembawa acara Jejak Petualang, di sebuah televisi swasta. Tidak lagi menjadi host Jejak Petualang, namun bukan berarti Riyani berhenti peduli pada alam dan binatang.

Melalui laman akun Linkedin nya, diketahui, melalui Shavesharks Indonesia, Riyani mendedikasikan diri sekaligus menjadi aktivis yang fokus pada kampanye perlindungan dan konservasi ikan hiu sejak Juli 2010.

Di mana melalui Shavesharks Indonesia, Riyani dan komunitas tersebut berupaya untuk bisa untuk memberikan pendidikan tentang isu hiu di Indonesia kepada masyarakat Indonesia.

Nadya Hutagalung

Bicara soal aktivis binatang, tidak akan lengkap tanpa menyebutkan nama satu ini. Mantan VJ MTV ini adalah Duta Global Earth Hour dan WWF Elephant Warrior. Tak tanggung-tanggung, Nadya sudah pernah mengunjungi langsung Afrika tepatnya dan Oldanyo untuk bisa melihat bagaimana keadaan gajah-gajah di sana.

Pada suatu kesempatan, Nadya mengaku ia sangat sedih ketika berada di sana karena melihat bagaimana gajah-gajah tersebut terbunuh untuk diambil gadingnya, yang di mana gading gajah ini banyak dibuat oleh manusia sebagai perhiasan dan lain-lain dan dijual di berbagai penjuru dunia (elephant poaching).

Selain aktif soal aksi penyelamatan gajah, Nadya yang memiliki kucing sebagai hewan peliharaan di rumah ini juga kerap mengedukasi masyarakat dengan memberikan informasi soal orang utan, contohnya saat di mana ada penemuan spesies orang utan baru di Sumatra Utara, kampung halaman Nadya.

"BREAKING NEWS!! I'm very excited to announce the discovery of a new great ape species that hails from my homeland in North Sumatra. This new species of Orangutan is also the most endangered of great apes with only around 800 left. We need to work hard to try to ensure its natural habitat stays intact. As an ambassador for @unenvironment and UNGRASP and also as a member of the Batak family I am very proud to lend my voice," tulis Nadya sebagai keterangan foto penggalan berita dari media New York Times soal urang utan tersebut, yang ia unggah ke dalam laman akun Instagramnya

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini