Image

Netizen Heran Ibu Bocah Model H&M Minta Publik Berhenti Memprotes Iklan Anaknya

Vessy Frizona, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018, 07:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 12 196 1843852 netizen-heran-ibu-bocah-model-h-m-minta-publik-berhenti-memprotes-iklan-anaknya-5zVD4EBWVy.jpg Ibu dan Anak Model H&M (Foto: Dailymail)

IBU dari model anak di katalog lini fashion ternama H&M akhirnya bereaksi atas kecaman publik yang terus melemparkan kritik terhadap iklan anaknya.

Belakangan ini H&M terus diserang netizen dan selebriti karena menampilkan katalog dengan model bocah laki-laki berkulit hitam memakai sweater hoodie berwarna hijau bertuliskan “Coolest Monkey in The Jungle” yang berarti ‘monyet paling keren di hutan’. Tulisan tersebut dianggap rasis karena melecehkan orang kulit hitam. Seolah-olah menyamakan orang kulit hitam dengan monyet.

Reaksi atas tulisan itu bukan saja datang dari warga net biasa, tetapi juga dari kalangan atlet dan selebriti. Seperti dari pemain sepakbola Manchester United, Romelu Lukaku, pebasket LeBron James dan musisi seperti Rapper papan atas, P Diddy dan Abel Makkonen Tesfaye alias The Weeknd.

Kritik dan kecaman tersebut akhinya membuat ibu dari model bocah laki-laki tersebut gerah. Terry Mango, sang ibu yang berasal dari Stockholm, Swedia pun mengeluarkan statmen setelah H&M terus dituduh rasis. Di akun Facebook-nya ia memposting tulisan untuk para kritikus agar menyudari protes mereka dan melupakan tulisan Coolest Monkey in The Jungle.

Imbauannya cukup beralasan karena pihak H&M sudah menghapus katalog tersebut dan mengeluarkan pernyataan bahwa mereka menyesal dan tidak bermaksud rasis.

Bersamaan dengan mengunggah foto bersama anaknya, di akun Facebook-nya Terry Mango menulis, “apakah ibu dan anak ini adalah satu dari model ratusan pakaian yang sedang kalian bicarakan… Berhenti menangisi masalah ini karena sama sekali tidak penting. Lupakan itu,” tulisnya.

Postingan itu pun langsung menulai reaksi lagi dari netizen. Mereka terkejut mengapa sang ibu mendukung citra rasis yang ditampilkan. “Setiap orang berhak atas pendapat mereka,” tulis salah satu komentar.

Selanjutnya, Mango mengklarifikasi maksudnya, ia menjelaskan bahwa tulisan itu bukan bentuk pernyataan membela rasisme, tetapi hanya cara dirinya bersikap. “Maaf, saya memilih untuk tidak mempermasalahkannya sebab itu hanya cara saya bersikap,” jawabnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini