nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Ini Dampak Perceraian Orangtua ketika Anak Sudah Dewasa

Vessy Frizona, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 12:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 12 196 1843951 ini-dampak-perceraian-orangtua-ketika-anak-sudah-dewasa-RkAgkBaWNb.jpg Ilustrasi (Foto: Mic)

PERCERAIAN yang dilakukan orangtua ketika anak sudah dewasa mungkin bisa menjadi pilihan tepat, tapi bukan berarti tak berpengaruh apa-apa terhadap kehidupan mereka

Kita semua tahu efek buruk yang dialami anak-anak ketika orangtuanya bercerai. Tapi orang cenderung lupa jika cerai yang dilakukan ketika anak sudah dewasa juga berdampak buruk.

Karena itu, penting bagi orangtua mempertimbangkan untuk bercerai sekali pun anak sudah dewasa. Seperti dilansir Familyshare, Jumat (12/1/2018), berikut ini dampak yang dirasakan anak yang sudah dewasa ketika orangtuanya bercerai.

Mereka tahu hal itu akan mempersulit hidup

Hal pertama yang perlu dipertimbangkan adalah bahwa anak-anak dewasa tahu bagaimana perceraian akan mempersulit hidup mereka. Mereka mungkin bisa menciptakan hidup yang menyenangkan, seperti liburan dan berbahagia bersama keluarganya bagi yang sudah menikah. Tapi di samping itu mereka akan melihat komplikasi lain. Seperti bagaimana merayakan hari raya, apakah mereka harus memilih merayakan bersama ayah atau ibu?

Mereka merasa tertekan jika harus berpihak

Orangtua yang bertanggung jawab tidak menempatkan anak-anak di tengah perceraian, tapi mereka dapat berhati-hati terhadap anak-anak yang sudah dewasa. Bukan ide bagus untuk terlalu detil menceritakan masalah perceraian kepada anak, sebab itu bisa memempatkan mereka dalam posisi yang mengerikan. Anak-anak bisa membenci salah satu orangtuanya. Cukup orangtua saja yang tahu apa masalah yang sebenarnya dengan pasangan mereka.

Mereka hidup dalam kebingungan dan keraguan

Saat pernikahan berlangsung sampai anak-anak dewasa, ada perasaan tenang dan bahagia bagi mereka. Anak-anak mungkin berasumsi jika orangtuanya akan berpisah saat meninggal dunia. Tapi, begitu mereka mendengar perceraian, anak akan bingung dan mempertanyakan apa yang terjadi dalam hubungan orangtuanya selama ini.

Lebih merasakan sakit

Begitu orangtua memutuskan mengakhiri pernikahan, rasanya wajar mengolok-olok mantan pasangan. Namun, ingatlah bahwa komentar tersebut dapat membahayakan mental anak. Mereka akan marah dan bingung. Lain halnya jika orangtua bersikap bijaksana satu sama lain, mereka akan berterima kasih.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini