Image

Anjing Bisa Keracunan Kalau Makan Cokelat, Ini Alasannya!

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 14 Januari 2018, 11:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 12 298 1844285 anjing-bisa-keracunan-kalau-makan-cokelat-ini-alasannya-naIt3IJYaO.jpg Makan cokelat (Foto: Gensol Diagnostics)

UNTUK orang-orang yang memiliki anjing sebagai hewan peliharaan di rumah, tentu sering mendengar himbauan perihal larangan bagi anjing untuk memakan cokelat. Akan tetapi sebenarnya, benarkah bahwa anjing dilarang untuk mengonsumsi cokelat, dan apa alasannya?

Menjawab hal ini, maka Okezone pun bertanya kepada Drh.R.D.Wiwiek Bagja selaku Penasehat Asosiasi Dokter Hewan Praktisi Hewan Kecil Indonesia (ADHPHKI).

Dihubungi via surel, Drh. Wiwiek baru-baru ini menjelaskan bahwa memang benar hewan anjing dilarang untuk memakan cokelat karena anjing memiliki resiko besar mengalami sakit bahkan kematian akibat keracunan cokelat (menelan makanan ataupun minuman cokelat).

"Benar, anjing dilarang keras untuk mengonsumsi cokelat karena bisa mengalami sakit bahkan kematian. Hal ini akan juga tergantung pada kepekaan individu anjing yang variatif dan juga seberapa besar kandungan zat berbahaya yang ada di dalam cokelat yang ditelannya. Sakit ataupun kematian yang terjadi adalah disebabkan adanya zat tertentu di dalam coklat yang secara kimiawi dikenal sebagai methylxanthine theobromine," jelas Drh. Wiwiek pada Okezone.

Lebih lanjut Drh. Wiwiek menjelaskan, bahwa zat methylxanthine theobromine yang ada pada cokelat ini juga terkandung di caffeine dengan struktur kimiawi sedikit berbeda. Keracunan cokelat pada hewan anjing, disebutkan terjadi bila anjing tersebut menelan atau mengonsumsi makanan ataupun minuman cokelat yang kandungan kandungan methylxanthine nya relatif tinggi di atas ambang batas toleransi anjing.

Di mana biasanya, pada produk cokelat yang dijual di pasaran berapa besaran kandungan bahan methylxanthine tersebut tidak dicantumkan. Mengingat memang makanan ini diperuntukkan untuk dikonsumsi oleh manusia, yang notabene tidak mempunyai kasus keracunan cokelat. Nah, hal inilah yang membuat para pemilik anjing tidak akan mengetahui mana produk makanan atau minuman cokelat yang tidak akan meracuni membahayakan untuk anjing. Maka dari itu, demi menghindari anjing untuk sampai mengonsumsi cokelat, dikatakan oleh Drh. Wiwiek, anjing jangan sampai diberikan cokelat.

"Oleh karenanya untuk menghindari sakit atau bahkan sampai adanya kematian pada anjing akibat keracunan coklat, sebaiknya kita tidak memberikan berbagai bentuk cokelat apapun pada anjing kita. Semua jenis produk cokelat tidak ada yang dijamin aman bagi anjing, sebab memang bukan merupakan makanan untuk hewan apapun. Produk yang aman bagi hewan adalah yang telah diproduksi berbasis riset khusus untuk makanan hewan," tambahnya.

Lalu bagaimana jika anjing secara tidak sengaja menelan cokelat? Seperti apakah gejala atau dengan kata lain tanda-tanda yang bisa diperhatikan, yang menunjukkan jika anjing tersebut telah mengalami keracunan cokelat?

Untuk gejala keracunan coklat pada anjing, diinformasikan oleh Drh. Wiwiek, ternyata tidak bisa dilihat sesaat sesegera mungkin setelah cokelat tersebut dimakan oleh anjing.

"Gejala keracunan cokelat baru muncul pada 6 sampai 12 jam sesudah memakan atau meminum coklat. Gejala awalnya dapat terlihat seperti sering minum, muntah-muntah, diare, daerah perut (abdomen) yang mengencang atau kembung dan anjing nampak gelisah (tidak mau berbaring diam). Lebih jauh lagi dapat berlanjut pada sering urinasi/kencing , tidak mampu mengontrol gerakan tubuh (ataxia) berlanjut gejala gemetar sampai kejang-kejang, nafasnya pendek-pendek, selaput lendir atau lidah membiru dan bahkan tidak sadar (koma)," terangnya lagi.

Keracunan cokelat pada anjing, diketahui berdampak pada organ jantung yang juga ikut mempengaruhi pernapasan serta gejala-gejala syaraf. Di mana, efek kematian pada anjing akan terjadi karena adanya gangguan fungsi jantung dan pernapasan tersebut.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini