Menguak Manfaat Cuka Apel, Benarkah Bisa Sembuhkan Impotensi?

Agregasi Hellosehat.com, Jurnalis · Jum'at 12 Januari 2018 13:24 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 12 481 1843995 menguak-manfaat-cuka-apel-benarkah-bisa-sembuhkan-impotensi-rYrNYShVTm.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Cuka apel atau yang populer disebut apple cider vinegar (ACV) merupakan hasil fermentasi dari sari apel. Sudah dikenal sejak jaman Yunani kuno, cuka apel memiliki segudang manfaat yang tidak perlu diragukan lagi. Salah satu manfaat cuka apel yang dipercaya banyak pria adalah sebagai obat impotensi alami. Apa kata dunia kesehatan soal ini?

Menguak manfaat cuka apel untuk obat impotensi alami

Dilansir dari hellosehat.com, hingga saat ini belum ada penelitian yang secara langsung menguji manfaat cuka apel sebagai obat impotensi alami yang benar-benar ampuh. Namun, kandungan cuka apel dipercaya mampu mengatasi beberapa faktor penyebab dari impotensi itu sendiri. Beberapa manfaat cuka apel bagi kesehatan yang terkait dengan penyebab disfungsi ereksi ialah:

1. Mengendalikan gula darah

Diabetes adalag salah satu faktor risiko dari impotensi. Kadar gula darah tinggi yang tidak terkontrol akibat diabetes dapat merusak kesehatan jantung serta pembuluh darah kecil dan saraf. Kerusakan saraf yang mengontrol rangsangan dan respon seksual dapat menghambat kemampuan seorang pria untuk merasa bergairah. Selain itu, aliran darah segar dari jantung menuju penis jadi tidak cukup untuk menciptakan dan mempertahankan ereksi.

Sebuah studi menunjukkan bahwa cuka apel mampu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes tipe 2, dengan meningkatkan sensitivitas insulin tubuh. Cuka apel bekerja memperlambat proses pelepasan gula dari makanan ke dalam darah. Penelitian lain menyatakan bahwa cuka dapat meningkatkan meningkatkan sensitivitas insulin pada 19% orang yang menderita diabetes mellitus tipe 2 dan 34% pada mereka yang menderita pre-diabetes.

2. Menjaga berat badan

Pria yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas berisiko lebih tinggi untuk mengalami disfungsi ereksi. Sebuah penelitian yang memelajari efek jangka panjang cuka apel pada kesehatan menemukan bahwa konsumsi cuka apel dapat membantu menurunkan berat badan meskipun hanya berkisar 1-2 kilogram. Penelitian lainnya menunjukkan bahwa cuka apel mampu menurunkan berat badan pada orang yang obesitas jika dikonsumsi secara teratur.

3. Menjaga kesehatan jantung

Mengonsumsi cuka apel secara teratur dapat menurunkan kadar lemak dalam darah (lipid). Menurunkan kadar lipid dapat membantu mencegah penyakit jantung, yang menjadi salah satu faktor penyebab disfungsi ereksi pada pria.

Sebuah studi tahun 2014 pada tikus betina menemukan manfaat cuka apel yang serupa yakni mampu menurunkan lemak dalam darah. Kemudian, studi tahun 2017 menyatakan bahwa tikus jantan yang diberikan cuka apel memiliki kesehatan jantung dan pembuluh darah yang lebih baik. Meskipun tikus mengkonsumsi makanan tinggi lemak, cuka apel mampu mengurangi risiko obesitas yang berkaitan dengan kesehatan jantung yang buruk.

Tikus yang mengonsumsi cuka apel juga cenderung tidak mengalami perubahan metabolik yang terkait dengan risiko obesitas dan penyakit jantung.

Jangan sembarangan mengonsumsi cuka apel untuk mengatasi impotensi

Perlu dipahami bahwa sejumlah studi yang tercantum di atas masih terbatas pada penelitian kecil, dengan sampel manusia terbatas atau hanya dilakukan pada hewan percobaan. Masih perlu lebih banyak lagi studi untuk meneliti manfaat cuka apel untuk memperbaiki gejala-gejala penyakit penyebab disfungsi ereksi, maupun manfaatnya secara langsung pada impotensi itu sendiri.

Bagaimanapun juga, cuka apel bukanlah obat impotensi yang utama. Siapapun yang hendak menggunakan cuka apel sebagai pengobatan alami tetap harus bijak dan berhati-hati. Jika perlu, konsultasikan dulu hal ini kepada dokter. Menurut beberapa ahli, cara mengobati impotensi yang baik dan benar tetap dengan cara menjaga pola makan dan berolahraga.

Aturan aman mengonsumsi cuka apel

Cuka apel bersifat sangat asam yang tidak baik untuk kesehatan gigi dan tenggorokan Anda. Rasa asamnya juga dapat menyebabkan sakit perut jika perut Anda memang sensitif. Apalagi dikonsumsi terlalu sering dan kebanyakan.

Biasanya cuka apel tidak disarankan untuk langsung dikonsumsi langsung tanpa diencerkan terlebih dahulu atau dicampur dengan bahan lain. Larutkan 1-2 sdm apel cuka dengan satu gelas besar air atau smoothies, dan minum di sela waktu makan Anda. Atau, tambahkan 1-2 sdm makan ke dalam salad atau acar teman makan Anda.

Namun begitu, orang-orang yang memiliki diabetes dan sedang menggunakan obat diuretik maupun insulin perlu lebih waspada ketika mengonsumsi cuka apel. Kandungan cuka apel dilaporkan bisa menghambat kerja obat. Jika ingin mengonsumsi cuka apel, sebaiknya jangan berdekatan dengan waktu dosis obat.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini