Pria Australia Ini Meninggal Karena Selamatkan Anjing Peliharaannya dari Ular Berbisa

Maharani Putri Sabillah, Jurnalis · Minggu 14 Januari 2018 19:13 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 14 196 1844788 pria-australia-ini-meninggal-karena-selamatkan-anjing-peliharaannya-dari-ular-berbisa-twt6CCfCUC.jpg Ilustrasi (Foto: Independent)

BAGI sebagian orang, hewan peliharaan bisa menjadi sosok yang paling penting dalam hidup mereka. Sebab, hewan peliharaan bisa dijadikan sebagai teman bermain, teman curhat, dan lain-lain, sehingga tanpa sadar, kehadiran hewan peliharaan dapat mengusir kesepian dan menghilangkan stres.

Maka, tak heran jika banyak orang menyayangi hewan peliharaannya lebih dari apapun, sampai-sampai mereka rela mempertaruhkan nyawanya demi si peliharaan.

Salah satunya, seperti yang dilakukan oleh pria asal Australia baru-baru ini. Saking cintanya dengan hewan peliharaan, pria yang namanya belum diidentifikasi ini rela mengorbankan nyawanya hanya untuk menyelamatkan si anjing kesayangan.

(Baca Juga: Yuk, Berkenalan dengan Anjing Supermodel yang Jadi Selebgram)

Kisah tersebut bermula saat ia mendengar anjing peliharaannya mengeluarkan suara gonggongan di belakang rumahnya di kota Tamworth. Pria itu kemudian kaget setelah melihat peliharaannya itu sedang menggigit ular coklat kecil. Secara spontan, pria itu langsung memisahkan anjingnya dari ular tersebut.

“Dia kemudian mencoba memisahkan anjingnya dari ular, tetapi ia justru terkena gigitan di jari,” kata Sersan Josh McKenzie, seperti yang dilansir dari Independent, Minggu (14/01/2018).

Salah seorang anggota keluarga kemudian membawanya ke rumah sakit di daerah setempat. Namun sayang, pria itu malah meninggal dalam waktu satu jam.

“Beberapa antiracun dan upaya untuk memberikan bantuan pernapasan sudah dilakukan, tetapi sayangnya dia meninggal di rumah sakit,” kata Sersan McKenzie.

Ular yang menggigit pria malang itu ialah berjenis coklat. Ular coklat merupakan ular paling mematikan di Australia karena memiliki racun yang sangat berbahaya. Ular jenis tersebut secara khas agresif dan sangat adaptif. Biasanya, sering ditemukan di peternakan dan daerah perkotaan, di mana mangsa mereka adalah tikus.

 (Baca Juga: Kisah Sedih Hachiko, Anjing Setia Penunggu Stasiun Shibuya)

Aksi heroik pria tersebut pun mendapat banyak apresiasi dari berbagai pihak. Ketika kita berhasil menyelamatkan makhluk hidup lain, dalam hal ini hewan peliharaan, itu tandanya kita sudah bisa menerapkan pentingnya hidup tolong-menolong meski mengorbankan nyawa sendiri.

Sebab, bagaimanapun juga hewan adalah makhluk hidup yang memiliki rasa takut. Sudah seharusnya kita membantu apabila sedang melihat hewan tersebut dalam keadaan susah dan membutuhkan pertolongan.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini