nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 Cara Uji Kualitas Cokelat yang Tepat

Maharani Putri Sabillah, Jurnalis · Senin 15 Januari 2018 06:14 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 14 298 1844752 3-cara-uji-kualitas-cokelat-yang-tepat-Cuxxr47kEJ.jpg Ilustrasi (Foto: NYTimes)

COKELAT diyakini dapat meningkatkan mood dalam waktu singkat. Oleh karena itu, makanan manis ini selalu menjadi idola bagi banyak orang, baik dari kalangan muda maupun kalangan yang sudah tua.

Meskipun cokelat memiliki banyak penggemar, faktanya masih banyak pula orang yang hanya mengonsumsinya tanpa mengetahui kualitas produknya. Sebab, ada banyak merek yang menggunakan taktik menggabungkan cokelat berkualitas buruk dengan makanan penutup, seperti kacang-kacangan, wafel, caramel, dan buah-buahan kering, di mana rasa makanan tersebut kemudian bisa mengalahkan rasa dari cokelat itu sendiri.

Oleh karena itu, jika Anda merupakan salah satu penggemar cokelat, ada baiknya untuk mengetahui perbedaan antara cokelat berkualitas baik dan buruk sebelum menikmatinya. Berikut ada beberapa cara yang berguna untuk memeriksa perbedannya. Simak ulasannya sebagai berikut, sebagaimana dilansir dari Ndtv, Senin (15/01/2018).

 (Baca Juga: Hangatkan Tubuh, Lezatnya Menyantap Sup Rumput Laut atau Sapo Tahu)

1. Uji aroma

Cokelat berkualitas yang baik cenderung memiliki aromanya sendiri. Cara mengujinya ialah ambil cokelat kemudian taruh di kulkas untuk beberapa waktu bersama dengan makanan lainnya. Biarkan cokelat membeku untuk jangka waktu yang lebih lama.

Lalu, keluarkan setelah beberapa saat dan periksa apakah bau benda lainnya itu tercium pada tubuh cokelat atau tidak. Jika ya, maka cokelat tersebut berkualitas rendah. Namun jika aroma makanan itu tidak tercium pada cokelat maka bisa dikatakan bahwa cokelat tersebut berkualitas tinggi.

2. Uji suara

Cokelat selalu mencoba berkomunikasi dengan Anda saat Anda memakannya. Ya, kedengarannya memang aneh, tetapi jika Anda pemakan professional, Anda pasti bisa menangkap semua petunjuknya.

Caranya, jika sebatang cokelat Anda gigit lalu terdengar suara yang bersih dan halus, berarti cokelat tersebut berkualitas tinggi. Tapi, jika Anda menggigitnya dan menemukan sedikit remah bersamaan dengan suara datar maka dikatakan cokelat itu berkualitas rendah.

 (Baca Juga: Museum Choco-story, Mengenal Cokelat Belgia Lebih Dalam dengan Cara Unik)

3. Uji rasa

Selera Anda bisa membantu Anda dalam memeriksa tekstur cokelat. Cokelat berkualitas tinggi cenderung bakal meleleh di mulut dan cukup lembut dalam tekstur. Namun, jika cokelat memiliki tekstur kasar dan tidak mudah meleleh di mulut maka ada kemungkinan itu merupakan cokelat berkualitas rendah.

Nah, kini Anda sudah bisa mengidentifikasi mana cokelat berkualitas baik dan mana cokelat berkualitas buruk, kan? Pastikan Anda menerapkannya, ya!

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini