Image

Beralih Jadi Pengajar Yoga dan Traveler, Wanita Seksi Dapatkan Pengalaman Berharga

Annisa Aprilia, Jurnalis · Senin 15 Januari 2018 07:20 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 01 15 481 1844920 beralih-jadi-pengajar-yoga-dan-traveler-wanita-seksi-dapatkan-pengalaman-berharga-8klUtLiAiA.jpg Pose Yoga (Foto: Dailymail)

SEBAGIAN besar orang bisa melakukan perjalanan hanya beberapa minggu setiap tahunnya. Tapi, tidak bagi Ekaterina Terenina wanita asal Irkutsk, Rusia yang menghabiskan sisa-sisa umurnya untuk mewujudkan mimpinya, yaitu mengunjungi berbagai negara di dunia dengan satu pose yoga.

Wanita yang juga seorang petenis berusia 24 tahun ini telah menjadi bintang media sosial dengan mendokumentasikan perjalanannya. Ia selalu tampil menakjubkan dari sejumlah lokasi yang ia pilih.

Bagaimana tidak, Ekaterina selalu tampil mengagumkan sekaligus seksi berkat pose yoganya dan latar belakang pemandangan alam yang memukau. Sontak, netizen pun tersihir akan pesona Ekaterina tersebut.

 http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2018/01/12/14/4801A56300000578-5262095-image-m-78_1515766669382.jpg

Melansir Daily Mail, Senin (15/1/2018), sejak memulai perjalanannya, dia mengumpulkan lebih dari 11.000 pengikut Instagram dan terus menarik penggemar baru dengan upload media sosialnya. Dari perjalanan yang dia lakukan pun, Ekaterina selalu mengabadikan momen dengan berpose yoga yang memukau pandangan mata siapa saja yang melihatnya.

Terutama karena fotonya sering menunjukkan bahwa dia diapit oleh beberapa hot spot terbaik di planet ini, termasuk Nepal, Spanyol, Thailand, Montenegro dan Italia, adalah beberapa negara yang pernah dijejakinya.

"Saya jatuh ke dalam keadaan tertekan dan itulah saat ketika saya memutuskan bahwa ada sesuatu yang perlu diubah. Saya ingin mengubahnya untuk waktu yang lama tapi saya tidak memiliki keberanian untuk pergi sejak klub saya bekerja untuk sebagai seorang penari, saya bisa mendapatkan gaji yang stabil," ungkap Ekaterina.

Ia pun mengungkapkan, awalnya ingin pindah ke Amerika Serikat dan telah jadi idamannya. Tapi, Ekaterina tidak mendapatkan visa, jadi ia benar-benar beralih dari Amerika ke Thailand. Sejak keputusannya untuk bepergian dimulai Ekaterina pun mengalami perubahan dalam hidupnya.

"Suasana hati saya menjadi lebih baik dan ketika saya bepergian, saya mulai tidur nyenyak di malam hari, selalu tenang, berenang di laut, bertemu dengan begitu banyak orang dan suasana hati saya mulai meningkat," tambahnya.

Selain itu, ia juga merasa lebih percaya diri dan lebih bebas. Ekaterina juga bisa lebih menghargai setiap periode hidup, bahkan pada saat-saat terburuknya. Satu-satunya hal yang Ekaterina tidak sukai ialah tinggal menetap atau lama disuatu tempat, karena dia lebih suka berkelana.

 http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2018/01/12/14/4801A4FA00000578-5262095-image-m-77_1515766606518.jpg

"Yoga telah mengajari saya cara mendengarkan jantung dan mengikuti jalan yang benar. Saat itulah saya memutuskan untuk belajar lebih banyak tentang yoga dan kemudian pergi ke Nepal."

Di sana, Ekaterina bergabung dengan kelas yoga 200-jam belajar, dia mengembangkan pengetahuannya dalam disiplin dan memiliki kesempatan untuk mengajar orang lain.

"Saya memilih Nepal untuk mengajar karena ini adalah negara yang sama sekali baru dan tidak biasa bagi saya," katanya.

 http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2018/01/12/13/4801A58700000578-5262095-image-a-21_1515764458185.jpg

Begitulah cara yang bagus untuk keluar dari zona nyamannya, terlebih Ekaterina tidak benar-benar fasih dalam bahasa Inggris, meskipun terasa sulit awalnya, tapi jadi pengalaman terbaik yang ia miliki.

"Kita bisa memberikan kelas yoga kita untuk orang lain dan saya melakukannya dengan baik, memahami bahwa' saya bisa melakukannya 'dan memutuskan suatu hari nanti bahwa saya akan mengajarkan yoga kepada orang lain untuk mencari nafkah," ujarnya.  

Pengalaman Nepal kemudian memperkuat mimpinya untuk menjadi seseorang yang mahir dalam belajar dan berlatih yoga, atau 'yogi'. Bagi Ekaterina, yogi adalah orang yang mendengarkan hati mereka, percaya pada alam semesta dan tentu saja menerapkan yoga ke dalam kehidupan sehari-hari mereka.

"Saran saya adalah Anda tidak perlu takut pergi ke tempat yang ingin Anda tuju dan inginkan. Cobalah melakukan apa yang ingin Anda lakukan. Dunia terbuka untuk siapa saja jika orang tersebut terbuka untuk dunia," pungkasnya.

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini