nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Trik Cukur Janggut untuk Pria dengan Kulit Sensitif agar Tidak Iritasi

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Rabu 17 Januari 2018 06:15 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 16 194 1845879 7-trik-cukur-janggut-untuk-pria-dengan-kulit-sensitif-agar-tidak-iritasi-lRuVVQJcvI.jpg Trik cukur janggut pria dengan kulit sensitif (Foto:Birchbox)

 

BEBERAPA pria ada yang memilih untuk merawat janggutnya. Namun, ada juga yang menginginkan wajahnya bersih sempurna. Untuk mendapatkan wajah yang bersih maka pria perlu mencukur janggutnya.

Sayang, beberapa keluhan kerap dialami pria saat mencukur, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif. Lantas, adakah trik tepat yang bisa dilakukan untuk membantu mengurangi iritasi tersebut? Berikut adalah hal yang bisa dilakukan, seperti dilansir MensJournal, Rabu (17/1/2018).

BACA JUGA:

Jangan Anggap Remeh, Ini Gejala-Gejala TBC

 

Eksfoliasi

Semakin halus permukaan kulit wajah maka semakin sedikit kemungkinan goresan saat mencukur wajah. Sebelum mencukur, bersihkan wajah terlebih dulu dengan scrub eksfoliasi yang berfungsi untuk mengangkat sel-sel kulit mati di wajah.

Pakai brush wajah

Saat mengoleskan krim atau minyak cukur sebaiknya gunakan brush atau kuas khusus wajah untuk mengoleskan krim cukur pada wajah sensitif Anda. Mengoleskannya dengan tangan bisa membuat kulit tambah iritasi lantaran jari-jari tangan cenderung tidak steril.

Tak hanya membuat kulit terasa lembut dan mudah dibersihkan, bulu-bulu halus pada kuas juga baik untuk melapisi bulu-bulu janggut di wajah sehingga memudahkan saat proses pencukuran.

Pilih alat cukur yang sesuai

Bercukur menyebabkan pergesekan pada kulit sehingga memicu iritasi. Nah, untuk meminimalisir terjadinya iritasi, gunakan alat cukur dengan dua atau tiga pisau untuk tipe rambut lurus, dan alat cukur satu pisau untuk rambut keriting dan kasar.

Ikutilah aturan bercukur

Untuk pemilik kulit sensitif, perhatikan tata cara saat bercukur. Kuncinya, selalu ikuti arah tumbuh rambut. Selain itu, hindari tekanan pada kulit. Pisau cukur berkualitas dengan pisau tajam akan memberi tekanan minimal. Lakukan cukur janggut saat keadaan segar dan benar-benar terbangun, seperti pada pagi hari.

Bersihkan pisau cukur

Sisa-sisa krim cukur dan bulu-bulu yang telah dicukur menyebabkan pisau cukur menjadi kotor. Karena itu, bersihkan pisau cukur setelah tiga atau empat kali gerakan. Bila tidak, krim dan bulu-bulu yang ada pada pisau cukur bisa menghalangi gerak lembut pisau sehingga menyebabkan ruam. Jangan lupa mengganti pisau cukur secara berkala terutama bagi Anda yang memiliki masalah kulit sensitif. Saat terbaik adalah setelah dua atau tiga kali bercukur segera ganti alat cukur Anda.

Pakai krim setelah bercukur

Setelah mencukur, bilas wajah menggunakan air dingin. Air dingin bisa membantu menutup pori-pori dan mengurangi kemerahan. Setelah itu, oleskan krim yang khusus diaplikasikan setelah bercukur. Pastikan untuk menggunakan krim setelah mencukur yang tepat sesuai tipe kulit sensitif.

BACA JUGA:

28 Juta Masyarakat Indonesia Menderita Insomnia, Penderitanya Kebanyakan Wanita

Hidrasi kulit

Kulit wajah yang kerap terluka saat bercukur adalah kondisi kulit yang kering. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan pelembap saat kulit kering sehingga menutup pori-pori. Pilihlah pelembap yang dirancang khusus untuk kulit sensitif.

“Produk-produk untuk kulit sensitif mengandung lebih sedikit bahan-bahan seperti parfum, yang berpotensi menimbulkan alergi pada kulit,” ujar dr Benabio.

Selain menggunakan pelembap, jangan lupa untuk minum banyak air putih sebelum bercukur dan minum lebih banyak air putih lagi setelah cukur untuk menjaga kulit tetap lembap.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini