Kisah Dolores O'Riordan yang Berjuang Hadapi Penyakit Bipolar

Dewi Kania, Jurnalis · Selasa 16 Januari 2018 09:38 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 16 481 1845554 kisah-dolores-o-riordan-yang-berjuang-hadapi-penyakit-bipolar-w5hFLZCQ2R.jpg Dolores O'riordan Meninggal Dunia (Foto: Mirror)

Rest in peace, penyanyi Dolores O'Riordan meninggal dunia dengan cara tragis. Bahkan dilaporkan dia mengalami depresi dan terdiagnosa bipolar semasa hidupnya.

Beban hidup pelantun "Zombie" tersebut dianggap berat karena permasalahan pribadi, ditambah band Cranberries yang berbasis di Irlandia itu bubar. Akhirnya, wanita bersuara merdu itu meninggal dunia di usia 46 tahun dengan menyisakan tanya.

Baca Juga:

Sebelum meninggal dunia, Dolores diklaim punya masalah besar usai kejadian kematian ayah kandung dan ibu mertuanya. Dia mengaku berat menjalani hidup, terutama dalam mengasuh anak-anaknya.

"Saat ayah kandung dan ibu mertuanya meninggal, hidup rasanya pasang surut. Saya depresi dan sulit merasakan hidup tenang," kata Dolores dalam sebuah wawancaranya beberapa waktu lalu.

Namun, sejak saat itu Dolores tidak pernah lagi muncul di dunia tarik suara. Hingga dikabarkan dia meninggal dunia secara mendadak yang menggemparkan jagat hiburan internasional. 

Mengingat grup band-nya juga bubar karena banyak faktor. Sesama anggota yang membesarkan namanya itu tidak akur. Hal ini membuat Dolores tertekan semasa itu. Diklaim penyanyi tersebut meninggal dunia secara tragis akibat masalah kesehatan mentalnya.

Saat album pertama bertajuk Everybody Else Is Doing It, pada tahun 1993 menghasilkan kesuksesan besar. Namun pada tahap ketiga, mereka kehabisan tenaga.

"Mungkin jika kita beristirahat, siapa tahu itu bisa membantu. Kami menandatangani kontrak dua tahun tanpa mengetahui seberapa sulitnya kami bekerja sepanjang waktu dan pada akhirnya, saya 'terbakar' habis," tambahnya kepada Irish News.

Cranberries akhirnya berhenti berkarya pada tahun 2003. Sebelum kemudian kembali untuk tour reuni di tahun 2009.

Kembali pada tahun 2016, Dolores didenda karena meludahi seorang petugas polisi dalam sebuah insiden. Dia juga telah mengaku bersalah setelah ditangkap di Bandara Shannon, pada bulan November 2014, setelah masalah delay penerbangan.

Dolores, yang didiagnosis dengan gangguan bipolar setelah kejadian tersebut, lalu didenda puluhan juta uang untuk menghindari hukuman kriminal. Dia mengakui ada empat pelanggaran, termasuk tiga serangan dan menghalangi sebuah penerbangan di bandara.

Sebelum kematiannya, dia posting foto dan caption menyentuh di media sosial.

"Saya ingin berterima kasih kepada dokter yang membantu saya untuk kembali ke kesehatan saya secara mental," tulisnya, dilansir Mirror, Selasa (16/1/2018).

"Kabar saya baik, setelah album keluar, saya akan kembali bekerja dengan baik," katanya lagi.

Lalu, berita tentang kematian Dolores dikonfirmasi ke Pemimpin Limerick oleh juru bicara penyanyi tersebut. Diumumkan bahwa "Penyanyi Irlandia dan internasional Dolores O'Riordan telah meninggal tiba-tiba di London hari ini. Dia berumur 46 tahun."

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini