nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berpadunya Klasik Eropa dengan Sentuhan Oriental dalam Balutan Imlek 2018 Sebastian Gunawan

Annisa Amalia Ikhsania, Jurnalis · Kamis 18 Januari 2018 13:15 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 18 194 1846791 berpadunya-klasik-eropa-dengan-sentuhan-oriental-dalam-balutan-imlek-2018-sebastian-gunawan-hPWNXxdPUy.jpg Koleksi Imlek 2018 Sebastian Gunawan (Foto:Hotelmulia)

 

JELANG Tahun Baru China atau Imlek yang jatuh pada Februari mendatang, sejumlah desainer mulai memperkenalkan koleksi terbarunya. Hal ini pula yang dilakukan oleh desainer Sebastian Gunawan bersama sang istri, Cristina Panarese, melalui lini SEBASTIANred.

Mengusung tema ‘The Golden Muse’ koleksi yang dihadirkan sejumlah 26 outfit itu menghasilkan ragam dress dengan perpaduan gaya oriental dan klasik khas Eropa. Kali ini, giliran kecantikan dan keindahan romantisme lukisan Gustav Klimt, seorang pelukis kenamaan Austria pada abad ke-19 yang menjadi sumber inspirasi Seba, sapaan akrabnya, dan Cristina.

 BACA JUGA:

Bukan Gal Gadot atau Emilia Clarke, Inilah 10 Wajah Wanita Tercantik di Dunia 2017

Hasil karya Klimt tentang kemewahan seni Byzantine dikenal dengan penggunaan emas dan permata dimplementasikan dalam koleksi rancangan gaun formal. Namun, tak melulu membawa sentuhan keemasan, Seba dan Cristina juga menambahkan unsur warna lainnya, seperti merah dan hitam.

“Inspirasi dasar sebenarnya dari Eropa pada abad ke-19. Pelukis Gustav ini senang melukis dan gaya lukisannya tidak pernah lepas dari warna keemasan. Nah, Seba mengimplementasikan warna tersebut pada koleksi ini ditambah warna-warna lain yang disesuaikan dengan selera pelanggan kami,” tutur Viriya Unggul, Director of SEBASTIANred, saat berbincang-bincang dengan media di Cascade Lounge, Hotel Mulia Senayan, Rabu 18 Januari 2018.

Sebagaimana garis rancangan Seba pada umumnya yang menonjolkan sisi glamor sekaligus dramatis, tak lupa seba dan Cristina menambahkan detail-detail payet dan beading yang juga terinspirasi dari karya Gustav. Di mana karya Gustav juga mengedepankan aksen manik dan bebatuan.

BACA JUGA:

Berniat Menyewa Jasa Baby Sitter? Pastikan Calon yang Anda Pilih Tidak Melakukan Tindakan Keji Ini

Siluet A-line, midi dress, hingga long dress dipercantik dengan aksen peplum dan motif-motif gaun nan feminin. Nuansa Imlek kian terasa dengan model kerah cheongsam, serta beberapa gaun bermotif anjing yang menandakan shio di tahun 2018. Teknik pointillism dan mosaik melalui karya terkenal Gustav, seperti ‘The Kiss’ dan ‘Adele Bloch-Bauer I’ diterapkan Seba dan Cristina secara rinci dalam aplikasi sulaman dan hiasan.

Perpaduan pola komposisi semi abstrak dalam karya seni Klimt diaktualisasikan dengan kemilau mewah gabungan material taffeta, floral jacquard, dan intricate laces. Meski menggunakan material yang terkesan berat, namun hasilnya gaun yang dihasilkan tetap memberi kesan nyaman saat dikenakan.

Bahkan, dalam satu gaun bisa jadi terdiri dari 5-10 material yang berbeda. “Inilah tantangannya, bagaimana membuat busana yang nyaman meski dibuat dari bahan yang berlapis-lapis,” ujar Viriya. Koleksi Golden Muse dijual mulai dari Rp4 juta hingga Rp8 juta.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini