nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Cari Tahu 5 Varian Teh Arab & Khasiatnya

Dimas Andhika Fikri, Jurnalis · Minggu 21 Januari 2018 07:30 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 19 298 1847440 cari-tahu-5-varian-teh-arab-khasiatnya-iK6W62eBUw.jpg Varian teh arab dan khasiatnya (Foto:Arabamerica)

TEH merupakan salah satu bagian terpenting dalam perkembangan budaya Arab. Selama berabad-abad, minuman ini selalu disajikan untuk menjamu tamu, rekan binis, dan acara sosial. Minuman ini biasanya disajikan sebelum, sesudah, dan terkadang saat proses makan tengah berlangsung.

Tidak seperti negara-negara lainnya, orang-orang Arab selalu menyajikan teh dalam keadaan hangat. Mereka juga percaya bahwa minuman ini memiliki sejumlah manfaat kesehatan jika dikonsumsi secara rutin. Untuk mengetahui lebih lanjut, berikut Okezone rangkumkan 5 varian teh Arab dan khasiatnya, sebagaimana dilansir dari ArabAmerica.

 BACA JUGA:

Terungkap, Warna Cangkir untuk Menyeduh Teh Sangat Memengaruhi Rasanya

 

Sage (Maramia)

 

Teh ini berasal dari wilayah Mediterania. Menurut penduduk lokal, sage tea memiliki khasiat kesehatan seperti menyembuhkan demam, kelenjar getah bening, oral virus, serta meredakan ketegangan otot. Dari segi rasa, varian teh ini menyuguhkan cita rasa alami dengan aroma maramia yang khas. Aroma inilah yang sering diincar pencinta teh dari seluruh dunia karena dapat menenangkan pikiran dan suasana hati.

Chamomile (Babooneh)

 

Chamomile merupakan salah satu jenis teh paling populer di dunia. Teh ini tidak mengandung kafein sehingga dipercaya dapat menyembuhkan insomnia dan menghilangkan kegelisahan yang sering dialami oleh sebagian orang. Chamomile tea biasanya dijual dalam bentuk bunga kering atau dikemas seperti teh seduh pada umumnya. Jika dikonsumsi secara rutin, minuman tersebut juga dapat mengatasi stres dan nyeri sendi.

 

Anise (Yansoon)

 

Selain memiliki rasa manis yang alami, anise tea sangat disukai karena memberikan efek menenangkan. Teh ini juga berkhasiat untuk menyembuhkan sakit perut, mual, dan cegukan. Orang-orang Arab biasanya meminum anise tea setelah menyantap makanan besar karena dapat meningkatkan sistem pencernaan di dalam tubuh.

 

Mint (Na’na)

 

Varian teh yang satu ini juga dikenal karena memiliki khasiat untuk menyembuhkan berbagai penyakit, seperti pilek, sakit tenggorokan, sinus congestion, dan masalah lambung. Kandungan antioksidan dan vitaminnya yang tinggi dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Tidak hanya itu, alergi musiman juga dapat diobati hanya dengna mengonsumsi teh na’na secara rutin. Ini disebabkan karena varian teh tersebut mengandung asam romarinat dan zat antiinflamasi yang terdapat pada daun mint. Proses pembuatannya pun terbilang praktis. Anda hanya perlu merebus beberapa potong daun mint di dalam air mendidih.

BACA JUGA:

Waduh, Minum Teh Bisa Mengubah Gen Anda!

Moroccan Mint Tea (Atay)

 

Atay merupakan salah satu teh tradisional paling populer di kawasan Afrika Utara. Teh ini diolah dengan campuran daun mint dan sedikit gula. Pada awalnya, atay diperkenalkan oleh para pedagang Inggris yang datang ke Benua Amerika beberapa abad lalu. Seiring berjalannya waktu, varian teh tersebut mulai dikenal luas di berbagai negara seperti Prancis, Jerman, Belanda, dan beberapa negara Eropa lainnya. Keistimewaan atay terletak pada cita rasa manisnya yang khas, serta menyuguhkan sensasi segar yang berfungsi untuk membersihkan langit-langit mulut setelah menyantap makanan besar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini