nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teh Poci Lebih Baik dengan Gula Batu atau Pasir?

Ajeng Dwiri Banyu, Jurnalis · Minggu 21 Januari 2018 08:30 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 19 298 1847593 teh-poci-lebih-baik-dengan-gula-batu-atau-pasir-TK3pvUnXO7.jpg Teh Celup (Foto: Health and Happy)

SEKARANG ini, minum teh sudah menjadi budaya bagi orang Indonesia. Ketika pagi menjelang bahkan sampai malam hari, minuman yang setia menemani adalah teh. Namun tahukah Anda bahwa jenis dan rasa teh semakin hari kian beragam.

Salah satu teh yang tetap popular meski telah dikenal sejak dulu adalah teh poci. Awal disebut teh poci adalah karena teh ini diseduh dengan khas dalam wadah bernama poci. Wadah ini menjadi tempat untuk menyeduh daun teh atau campuran  teh dalam air mendidih atau panas.

Poci biasanya memiliki penyaring yang terpasang pada bagian ujung sebelah dalam dari ceret. Perlu Anda ketahui, poci-poci teh pertama terbuat dari besi cord dan tanah liat. Wadah tempat teh ini berasal dari Jepang dan digunakan untuk upacara minum teh tradisional yang juga merupakan bagian penting dari budaya Jepang.

The poci bisa disajikan dalam keadaan dingin maupun hangat. Cara pembuatan teh ini pada dasarnya sama seperti teh lainnya, yaitu dengan cara menyeduh teh dan ditambahkan air panas yang dicampur sedikit gula. Mengutip dari berbagai sumber, teh poci biasanya ditambahkan dengan sedikit gula. Gula yang sering dipakai adalah gula batu. Mengapa demikian

Ya, gula batu dipercaya mampu membuat pakreas tetap sehat dan tidak kelelahan karena merupakan karbohidrat kompleks yang sehat. Bagi pankreas dan tubuh, gula batu memiliki efek yang berbeda dengan gula pasir. Tubuh akan mengonversikan gula batu menjadi gula darah dalam waktu 3 menit, dan untuk mengubah gula darah menjadi energi butuh waktu yang sama. Karena itulah, pankreas tidak merasa lelah ketika megubah gula batu menjadi energi.

Teh poci lebih sering memakai teh hijau atau teh melati yang mengeluarkan bau khas. Secara lebih spesifik, teh satu ini sering diseduh dengan teko gerabah atau poci khas tegal. Carra pembuatannya juga sangat sederhana, yaitu dimulai dengan menyiapkan bahan seperti teh hijau atu teh tubruk.

Setelah semua siap, hal yang harus dilakukan adalah menuangkan air panas ke dalam ceret kecil atau poci. Pilih juga ceret yang terbuat dari tanah liat agar aroma the semakin kuat. Aduk sampai rata agar gulat teh center bersama dengan air yang tela dituang. teh pun siap dihidangkan!

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini