nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Mengulik Tea Sommelier, Profesi Mencicip, Menilai Variasi hingga Kompleksnya Cita Rasa Minuman Teh

Pradita Ananda, Jurnalis · Minggu 21 Januari 2018 15:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 19 298 1847639 mengulik-tea-sommelier-profesi-mencicip-menilai-variasi-hingga-kompleksnya-cita-rasa-minuman-teh-7KgzVtYWhO.jpg Tea Sommelier (Foto: Wooree Tea)

MENDENGAR profesi wine sommeliers, sebagian banyak orang sudah familiar dengan bidang profesi satu ini.

Di mana seorang wine sommeliers, ialah para pakar terlatih yang dapat menilai anggur berdasarkan rasa, bau, warna, di antara faktor-faktor lain yang kebanyakan orang tidak perhatikan saat meminumnya.

Namun jangan salah, selain untuk wine, ada juga loh bidang profesi tea sommeliers. Di mana sebagaimana disitat Huffingtonpost, Minggu (21/1/2018) seorang sommeliers teh hadir untuk mencicipi dan menilai variasi dan kompleksitas luar biasa dari setiap jenis daun teh.

Untuk menjadi seorang sommeliers teh bersertifikasi, biasanya diperlukan kursus intensif. Salah satu contohnya ialah yang disediakan oleh Tea Association of Canada. Perlu diketahui, tugas seorang bahwa sommelier teh bukan minum secangkir teh, sebab ada banyak pekerjaan spesifik yang perlu diberikan sebelum dideklarasikan sebagai ahli teh.

Spesifikasi pertama ialah memahami soal varietas teh yang berbeda. Dari mulai teh hitam, teh hijau, hingga teh olong yang masing-masing kategori teh utama memiliki sub-varietas tidak terhitung yang di mana seorang sommelier harus mengetahuinya. Tea sommelier mempelajari kunci-kunci utama yang menjadi pembeda di masing-masing antara varietas, di bagian dunia mana teh tersebut diproduksi, dan bagaimana cara setiap jenis teh disajikan secara tradisional.

Spesifikasi yang kedua ialah seni mencicipi teh lebih dari sekedar cara menyeduh dan meminumnya, atau bahasa lainnya dikenal sebagai 'the art of cupping'. Para tea sommeliers disebutkan sebelum tiba saatnya untuk mencicipi, perlu mengetahui bagaimana menyiapkan teh dengan benar tergantung dari setiap jenisnya, juga termasuk peralatan khusus dan variabel terkontrol.

Evaluasi, ialah spesifikasi selanjutnya. Untuk mengevaluasi teh, tea sommelier membutuhkan penggunaan indera mata, hidung, dan lidah. Proses evaluasi biasanya pertama-tama dengan melihat teh (dari segi warna, baik saat diseduh) dan juga tampilan dari daun teh yang basah. Dari sana, tea sommeliers menggunakan panca indera hidung untuk mengetahui aroma wangi teh, apakah cocok atau tidak dengan rasa yang dikeluarkan oleh teh. Sama halnya dengan sesi mencicipi wine (wine tasting), beberapa teh sommeliers suka menggunakan metode slurping untuk meminum teh dan adanya penggunaan kosa kata rasa yang penuh dengan istilah untuk menggambarkan apa tehnya.

Selanjutnya masuk ke spesifikasi food pairing dan aplikasi praktis lainnya. Begitu seorang sommelier teh sudah terbiasa dengan pembuatan secangkir teh tertentu, nah mereka dapat menggunakan pengetahuan itu untuk membantu orang memilih teh yang paling sesuai dengan makanan tertentu. Seperti wine, teh dapat meningkatkan rasa makan sehingga banyak restoran membawa sommeliers untuk membantu pelanggan dalam hal memadankan makanan apa yang tepat sebagai pasangan yang sempurna saat minum teh. Teh sommeliers juga bisa belajar memasak dengan teh atau semakin sering menggunakan teh untuk menyiapkan koktail.

Terakhir ialah soal industri dan bisnis teh, di sini beberapa tea sommeliers mencari sertifikasi, sehingga nantinya mereka bisa memulai bisnis teh mereka sendiri (baik berbentuk toko ataupun grosir). Banyak program sertifikasi akan menyediakan kursus tentang cara menavigasi sisi bisnis teh, juga dengan adanya informasi tentang impor teh, hingga cara mengangkut teh sehingga tetap segar, dan juga soal peraturan pemerintah yang dapat mempengaruhi impor atau penjualan produk teh.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini