nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teh Celup dan Teh Tubruk, Sehat Mana?

Maharani Putri Sabillah, Jurnalis · Sabtu 20 Januari 2018 18:00 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 19 481 1847539 teh-celup-dan-teh-tubruk-sehat-mana-txk3vDI4kA.jpg Sehat Minum Teh (Foto: Classic)

ORANG Indonesia diketahui memiliki hobi meminum teh, baik pada saat pagi maupun sore hari. Teh sendiri merupakan minuman yang selalu cocok dalam kondisi apapun, yakni saat cuaca sedang hujan, teh hangat akan sangat nikmat. Begitu pula saat cuaca sedang terik maka es teh akan begitu pas.

Terdapat beberapa jenis teh yang bisa kita temukan di pasaran, tetapi jenis teh celup dan teh tubruk ialah yang sering kita kenal. Meskipun teh celup memiliki banyak penggermar karena alasan praktis, namun bukan berarti teh tubruk kehilangan massa-nya. Faktanya, rasa dan aroma pada teh tubruk dianggap lebih nikmat sehingga teh jenis ini juga tetap menjadi favorit di mata masyarakat.

Namun, jika dikaitkan dalam urusan kesehatan, teh mana yang lebih baik, teh celup atau teh tubruk? Simak ulasannya di bawah ini, sebagaimana telah dilansir dari berbagai sumber.

Kandungan Antioksidan Berbeda

Antioksidan yang terkandung dalam teh celup dan teh tubruk berbeda meski dengan ukuran liter yang sama. Mengapa? Hal ini disebabkan bahwa pada teh celup, daun-daun yang seharusnya berada di dalam kantong teh, harus diolah menjadi potongan-potongan yang sangat kecil dan dibatasi. Hal ini menyebabkan kandungan kafein di dalam teh berkurang. Di dalam teh celup sendiri, kandungan kafein dan katekin sudah tereduksi sehingga efek antioksidan yang seharusnya ditawarkan oleh sifat teh menjadi memudar.

Padahal, seperti yang kita tahu bahwa zat antioksidan sangat berguna bagi tubuh untuk melindungsi sel-sel terhadap efek radikal bebas. Radikal bebas adalah molekul yang diproduksi ketika tubuh mendapatkan makanan yang tidak bernutrisi atau terkena paparan polusi lingkungan. Dengan demikian, kandungan antioksidan ini juga bisa untuk mencegah berbagai penyakit, seperti kanker, kardiovaskular, Alzheimer, gangguan kognitif, disfungsi kekebalan tubuh, dan katarak.

Selain baik bagi kesehatan dalam, antioksidan juga bagus untuk penampilan kulit, yakni menunda penuaan dini. Antioksidan mampu menjaga tekstur kulit dan menjaganya dari kerusakan akibat paparan sinar UV. Antioksidan juga memiliki kemampuan untuk mencegah rambut rontok dan memacu pertumbuhan rambut.

Dengan mengonsumsi teh celup, zat antioksidan yang sangat berguna ini hanya bisa didapatkan sedikit dibandingkan yang terkandung dalam teh tubruk.

Penggunaan Kantong Teh Berbahaya

Penggunaan kantong pada teh celup memiliki peran yang cukup berbahaya. Saat mencelupkan kantong teh ke dalam air panas, lalu jika kita melihat ada gelembung kecil, maka kita perlu menyingkirkannya. Sebab, menurut studi, gelembung tersebut merupakan zat karsinogen yang bisa memengaruhi proses biologis tubuh.

Dikutip dari Thehealthsite, seorang Ahli Gizi, Aditi Rampal, juga mengatakan bahwa senyawa yang terkandung dalam kantong teh memicu risiko penyakit mematikan. Banyak residu yang bisa menighilangkan nutrisi dari teh.

Selain itu, beberapa kantong teh juga terbuat dari nilon, yang tentunya bebahaya saat zat tersebut terkena air panas. Efeknya, tubuh akan pusing dan gangguan lainnya. Juga, beberapa kantong teh diolah dengan zat epichlorophydrin. Saat zat ini masuk ke air, zat ini berubah menjadi karsinogen yang bisa menurunkan sistem kekebalan dan kesuburan.

Teh Tubruk Lebih Unggul

Melihat fakta tersebut, maka bisa dipastikan bahwa teh tubruk memiliki khasiat kesehatan lebih banyak, termasuk kaya akan nutrisi yang baik bagi tubuh. Dengan demikian, meskipun proses penyeduhan teh tubruk terbilang ruwet, usahakan diri kita agar lebih memprioritaskan teh tubruk dibandingkan teh celup, ya!

(ren)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini