nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebanyakan Minum Teh Mengakibatkan Usus Buntu, Mitos atau Fakta?

Vessy Frizona, Jurnalis · Minggu 21 Januari 2018 11:01 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 01 20 298 1847744 kebanyakan-minum-teh-mengakibatkan-usus-buntu-mitos-atau-fakta-PPmoogBKEY.jpg Ilustrasi (Foto: Zeenews)

ADA banyak sekali mitos tentang penyakit. Salah satunya penyakit usus buntu. Misalnya penyabab sakit usus buntu yang dikarenakan banyak makan cabai, jambu biji dan minum teh.

Untuk memastikan mitos itu benar atau salah, dokter spesialis gizi dari RSCM, Jakarta, Dr. Agnes Riyanti Inge Permadhi, Sp.GK., mengatakan mitos tersebut tidak benar sama sekali. Ia pun menuturkan sebab sebenarnya mengapa pasien terkena penyakit usus buntu.

Hoax. Tidak ada hubungan sama sekali antara minum teh dan penyakit usus buntu,” kata dokter Inge ketika berbincang dengan Okezone.

Usus buntu itu, sambungnya disebabkan dari sisa kotoran yang masuk ke usus namun tidak keluar sehingga menjadi tersumbat. “Yang pasti bukan karena banyak minum teh,” tegasnya.

Perkara usus buntu sendiri yang disebabkan karena makanan lebih kepada pola makan. Seperti kurang makanan berserat, makanan yang dikunyah tidak hancur, dan makan pedas.

Lebih lanjut dokter Inge menuturkan bahwa terlalu banyak minum teh sebetulnya tidak menimbulkan efek atau menyebabkan timbulnya penyakit tertentu. Bahkan bisa dikatakan baik-baik saja, minum tehnya tidak dicampur gula.

(Baca Juga: 6 Terapi Mampu Kurangi Gejala OCD, Paling Mudah Mendengarkan Musik)

“Kalau hanya teh tawar hangat itu tidak masalah. Dikonsumsi 6 sampai 7 cangkir sehari pun baik-baik saja. Efeknya paling sama seperti minum air mineral, mungkin orang akan sering buang air,” jelasnya.

(Baca Juga: 5 Efek Samping Terlalu Banyak Minum Teh)

Ditambah, sambungnya, kalau minumnya es teh manis, yang menjadi penyakit justru efek dari gulanya. Yaitu memicu penyakit diabetes. Kalau hanya minum teh saja tidak masalah.

(Baca Juga: Menjadi Ibu di Usia 14 Tahun Adalah Pengalaman Kesepian)

(ful)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini