Kontroversial, Fashion Police di Belanda Akan Tangkap Orang Berpakaian Mahal Tapi Berwajah Miskin

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 23 Januari 2018 18:18 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 23 194 1849093 kontroversial-fashion-police-di-belanda-akan-tangkap-orang-berpakaian-mahal-tapi-berwajah-miskin-h659iSirOH.jpg Ilustrasi (Foto: Pymnts)

MEDIA sosial digemparkan dengan beredarnya kabar mengejutkan dari Negeri Kincir Angin. Tepatnya di Kota Rotterdam, Belanda.

Di sana sedang menggodok peraturan negara yang akan memberlakukan “fashion police” khusus untuk menangkap mereka yang mengenakan pakaian teramat mahal tapi wajahnya tidak terlihat seperti orang kaya.

Sistem kerjanya nanti adalah ketika sang “fashion police” ini melakukan sidak di beberapa lokasi dan menemukan ada orang yang mengenakan pakaian mahal tapi wajah si pemakainya terlihat seperti orang miskin, maka dia akan diinterogasi. Salah satu pertanyaannya adalah, “Dari mana kamu bisa mendapatkan pakaian semahal ini?”.

Peraturan ini pun direncanakan akan berlangsung dalam waktu yang terbatas untuk menguji keefektivannya. Departemen Kepolisian Rotterdam juga akan berkolaborasi dengan departemen penuntut umum untuk membantu mereka yang berhasil menyita barang yang dirazia.

 (Baca Juga: Setelah Yakult, Ini Anting Beng Beng ala Nindy yang Banyak Ditiru Netizen)

Ide utama program ini adalah untuk mencegah pencurian dengan mengirimkan sinyal bahwa pelaku tidak akan dapat menyimpan barang curian sekalipun mereka mengenakannya. Dan program ini dinilai kontroversial.

“Para pencuri biasanya mengira saat mereka sudah mengenakannya di lingkungan, mereka tidak akan terdeteksi. Tapi, kepolisian Rotterdam mengusahakan seminimal mungkin tindak pencurian ini dan untuk aksinya sendiri, kami akan langsung tanggalkan pakaian itu di jalan,” kata Kepala Polisi Rotterdam Frank Paauw, seperti dikutip dari Oddity Central, Selasa (23/1/2018).

Sejauh ini, Frank menyatakan bahwa pihaknya sudah banyak menyita Rolex dari orang yang dicurigai adalah pencuri. Namun, Frank melanjutkan, pihaknya sekarang mendapat kesulitan. Pasalnya, anak muda sekarang sudah banyak yang mengenakan pakaian mahal, meskipun mereka belum berpenghasilan. Maka dari itu, program ini benar-benar mesti dikaji lebih lanjut tapi, pihaknya tetap menjalankannya dalam waktu dekat ini.

 (Baca Juga: Ayu Ting Ting Habiskan Rp55 Juta Sekali Perawatan Tubuh & Wajah)

Namun, salah seorang warga mengungkapkan bahwa program ini akan menyudutkan pihak-pihak tertentu. Sebab, salah satu aspek pengujian adalah wajah. Ya, ketika ada orang yang wajahnya terlihat seperti orang miskin dan mereka mengenakan pakaian mahal, maka mau tidak mau “fashion police” akan bertindak.

“Nah, masalah di sini, apakah ada standar sendiri mengenai wajah orang kaya dan orang miskin itu seperti apa. Tidak ada!” ungkapnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini