Anda Pasangan Suami-Istri atau Hanya Teman Sekamar? Tanda Pernikahan yang Sudah Kehilangan Gairah

Vessy Frizona, Jurnalis · Selasa 23 Januari 2018 20:46 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 23 196 1849099 anda-pasangan-suami-istri-atau-hanya-teman-sekamar-tanda-pernikahan-yang-sudah-kehilangan-gairah-53KgiWna0w.jpeg Pasangan (Foto: Huffingtonpost)

KEHILANGAN gairah seks merupakan ancaman bagi pasangan suami-istri. Oleh sebab itu pakar terapi seks menganggap hal itu merupakan kondisi yang paling bahaya dalam pernikahan dan harus diwaspadai.

Meski jarang dibicarakan, pernikahan tanpa seks termasuk yang sering terjadi. Menurut artikel New York Times tahun 2009, diperkirakan sebanyak 15 persen pasangan suami istri tidak melakukan hubungan seks dalam enam sampai 12 bulan terakhir.

 BACA JUGA:

Mengapa Celana Jeans Kebanyakan Berwarna Biru? Ini Jawabnya

Tentu saja, tingkat keinginan pasangan berhubungan seks mungkin berfluktuatif dari waktu ke waktu karena sejumlah alasan. Misalnya, kelahiran anak, masalah kesehatan atau efek samping obat. Ada pula hubungan di mana kedua pasangan cukup puas dengan jarang berhubungan seks atau tidak seks sama sekali. Padahal manfaat berhubungan seks, salah satunya menciptakan koneksi fisik dan emosional suami-istri.

Melansir dari Huffpost, Selasa (23/1/2018) berikut ini tanda-tanda pernikahan sudah kehilangan gairah seksual.

Mulai merasa seperti teman sekamar daripada pasangan intim

"Daya tarik fisik sering tidak menjadi prioritas ketika memilih pasangan hidup. Dampak yang terjadi pun salah satu pasangan kehilangan ketertarikan dan keinginan berhubungan seks. Ketika hubungan berjalan lebih seperti teman sekamar, sebaiknya cari cara yang dapat menggoda pasangan. Seperti massage oil atau parfum baru.” - Shannon Chavez, psikolog dan terapis seks.

Tidak nyaman membicarakan seks bersama

"Jika Anda tidak pernah melakukan percakapan terbuka soal seks, kemungkinan Anda akan sampai di masa hubungan seks terhenti. Komunikasi sangat penting untuk kehidupan seks yang sehat."- Vanessa Marin, terapis seks dan pendiri Finishing School, kursus orgasme online untuk wanita.

BACA JUGA:

Miris! Indonesia Memiliki Angka Stunting Terbesar ke-5 di Dunia

Memberikan semua waktu dan energi untuk anak-anak

"Kebanyakan orangtua baru lebih memusatkan waktu, energi dan pikiran kepada bayi baru mereka. Banyak orangtua mengabaikan waktu kencan demi mengurus anak. Sehingga mereka melupakan hubungan dalam pernikahan. Maka sebaiknya, sisakan sedikit waktu untuk terhubung romantis dan sensual dengan pasangan setelah mengurus anak, jangan langsung tidur."- Sari Cooper, terapis seks dan direktur Center for Love and Sex NYC.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini