nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kombinasikan Makanan-Makanan Ini Bisa Sebabkan Kematian, Benarkah?

Ajeng Dwiri Banyu, Jurnalis · Kamis 25 Januari 2018 19:22 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 25 298 1850297 kombinasikan-makanan-makanan-ini-bisa-sebabkan-kematian-benarkah-HX8rwuXFE2.jpg Ilustrasi (Foto: Thedailymeal)

TERKADANG ketika merasa sangat lapar Anda akan memakan apa saja yang ada di depan mata, bukan? Sebagian dari kita akan mengombinasikan beberapa makanan yang disantap pada waktu bersamaan. Namun ternyata, di Myanmar terdapat kepercayaan bahwa mengombinasikan makanan tertentu bisa membuat Anda terbunuh.

Untuk menghindari terjadinya kesalahan dalam mengonsumsi makanan tersebut, Myanmar menempelkan poster “Food That Should Not Eat Together” di seluruh kafetaria sekolah. Poster yang dipasang tersebut menyarankan masyarakatnya untuk memakan sayuran dan berhati-hati untuk memakan beberapa makanan di waktu yang sama.

Ya, Myanmar memang selalu memperingatkan warganya seperti mengombinasikan daging dan jamur asing dapat membunuh Anda jika dimakan di piring yang sama. Contoh lainnya adalah jika memakan kentang dan permen Cina akan membuat Anda muntah, telur ayam dan daun nima akan membuat leher Anda kaku, dan memakan kepiting dan terong akan meracuni tubuh Anda.

Tapi jangan khawatir, karena sepertinya masalah ini hanya takhayul yang dipercaya oleh masyarakat Myanmar dan bukan berdasarkan sains yang ada. “Banyak rumah yang menggatungkan peringatan seperti itu di dapur mereka dan mempercayainya tanpa bukti apapun,” ujar penulis Myanmar Ma Thanegi.

Seorang warga Myanmar, Kyaw Soe Htet dengan berani menceritakan kisahnya, “Suatu hari saya memesan kari ayam dan labu pahit untuk makan siang. Pemilik toko memperingatkan saya bahwa kedua makanan tersebut akan membawa kematian. Aku memakannya dan masih hidup.”

Ahli diet Jennifer Markowitz pun meninjau beberapa poster mengenai hal tersebut dan menyimpulkan bahwa tak mungkin sebagian besar kombinasi makanan ini didasarkan pada bukti ilmiah. Namun, bukan berarti tidak ada nilai untuk memahami arti poster tersebut.

“Makanan adalah bagian fundamental dari budaya. Sudah biasa terjadi takhayul dan mempercayainya dari satu generasi ke generasi berikutnya begitupun dalam hal makanan,” tutur Markowitz. Ia juga mencatat, ada pula kombinasi makanan yang bisa bermanfaat bagi kesehatan karena berguna untuk meningkatkan penyerapan nutrisi.

Beberapa pasang makanan tersebut, seperti kacang dan beras dapat membuat satu set asam amino komplementer yang penting bagi tubuh karena menciptakan protein. Markowitz juga menambahkan makanan lain yang memiliki keuntungan jika dimakan bersama.

“Makanan pra dan probiotik bisa mengoptimalkan bakteri usus, sehingga Anda bisa mencoba memasangkan pisang dan yogurt. Ada juga jus lemon yang bisa meningkatkan penyerapan antioksidan di dalam teh hijau,” jelasnya.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini