6 Penyebab Keguguran yang Rentan Terjadi saat Hamil Muda

Dewi Kania, Jurnalis · Minggu 28 Januari 2018 09:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 26 481 1850683 6-penyebab-keguguran-yang-rentan-terjadi-saat-hamil-muda-7eXtvuqccw.jpg Ilustrasi (Foto: Thesun)

KARENA berbagai faktor, ibu hamil sangat rentan mengalami keguguran yang tak diidamkan. Sebagai langkah pencegahan, Anda harus tahu berbagai pemicu yang terjadi saat wanita mengalami keguguran.

Dijelaskan Spesialis Obstetri dan Ginekologi Dr dr Budi Iman Santoso SpOG (K), ada sejumlah faktor yang dapat menjadi penyebab keguguran. Wanita yang hamil muda selalu tak menyadarinya, padahal faktornya dari gaya hidup.

"Keguguran rentan terjadi di usia hamil muda, yakni pada 5-12 minggu. Tak sedikit wanita modern saat ini mengalaminya," ujarnya saat dihubungi Okezone.

Dia mengatakan, keguguran ditandai dengan adanya nyeri hebat, sampai dengan kram yang sangat parah. Biasanya terjadi di bagian perut, serta adanya perdarahan, yang mana penanganan medis sangatlah diperlukan.

Lebih lanjut, beberapa hal berikut ini dapat menjadi penyebab keguguran maupun keguguran berulang. Simak ulasannya yang dirangkum Okezone.

Penyakit bawaan

Ada banyak penyakit bawaan yang menyerang ibu, seperti sindrom antifosfolipid, yang mana antibodi menyerang jaringan tubuh sendiri dan embrio. Penyakit itu seperti diabetes mellitus, darah tinggi, anemia, penyakit tiroid, yang semuanya dapat mengganggu pertumbuhan janin dan mungkin menyebabkan keguguran.

Ibu perokok

Ibu yang merokok merupakan salah satu faktor risiko penyebab keguguran tersering. Hal itu dikarenakan pembuluh darah pada ibu yang merokok mengalami kerusakan, sehingga asupan nutrisi untuk janin dapat terganggu. Janin tidak mendapatkan makanan dan oksigen yang cukup, lalu tidak dapat berkembang. Pada akhirnya terjadilah keguguran yang menyakitkan.

Stres

Stres dan lelah hebat juga dapat mengganggu kesejahteraan janin. Pada kondisi ini, pembuluh darah akan mengecil, sehingga menyebabkan suplai darah dan oksigen terganggu. Terjadilah kontraksi pada rahim dan janin keluar sebelum waktunya. Selain itu, dua hal ini dapat menyebabkan imunitas ibu menurun. Akibatnya, bisa membuka jalan bagi virus dan kuman yang berpotensi berbahaya bagi kehamilan dan janin.

Defisiensi gizi

Kekurangan gizi merupakan salah satu penyebab terjadinya keguguran Ibu hamil. Selama hamil muda, wanita perlu gizi yang baik dan seimbang untuk perkembangan janinnya. Dua zat yang paling penting pada usia kehamilan muda yakni asam folat dan zat besi.

Polusi

Polusi merupakan salah satu faktor yang dapat menyebabkan keguguran. Itu disebabkan karena polutan yang berasal dari air. Oleh karena itu, sebaiknya selama kehamilan minumlah air yang mempunyai kualitas yang baik dan tidak tercemar, serta menghindarkan diri dari berbagai sumber polusi

Infeksi

Infeksi toksoplasma dan rubella dapat menyebabkan kematian janin di usia tiga bulan. Infeksi di daerah Miss V juga dapat merangsang rahim untuk berkontraksi, sehingga mulut rahim terbuka dan menyebabkan janin keluar sebelum waktunya. Penting bagi ibu untuk rutin melakukan antenatal care selama kehamilan, sehingga terhindar dari risiko infeksi dan faktor lainnya yang menyebabkan keguguran.

(hel)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini