Share

Ingin Hamil Anak Kembar? Ketahui Dulu Penjelasan Medisnya

Tiara Putri, Jurnalis · Minggu 28 Januari 2018 15:00 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 26 481 1850794 ingin-hamil-anak-kembar-ketahui-dulu-penjelasan-medisnya-tQymJJuuNU.jpg Bayi kembar indentik (Foto:Ist)

BANYAK pasangan yang sudah menikah ingin segera memiliki anak. Ada yang berharap mendapatkan anak dengan jenis kelamin tertentu terlebih dahulu, ada pula yang berharap mendapatkan anak kembar. Anak kembar pun terbagi menjadi dua yaitu kembar identik dan kembar non identik

Kembar identik berasal dari satu sel telur dan satu sel sperma. Setelah terjadi pembuahan, kemudian terbagi menjadi due embrio sehingga memiliki struktur genetik dan plasenta yang sama. Sedangkan untuk kembar non identik berasal dari dua sel telur dan dua sel genetik. Pada saat menjadi embrio dan berkembang, masing-masing memiliki komposisi genetik dan plasenta yang berbeda. Kembar jenis inilah yang paling sering terjadi.

Melansir berbagai sumber, kehamilan anak kembar biasanya terjadi karena sang ibu memiliki saudara kembar atau karena ada riwayat keluarga. Akan tetapi, hal itu tidak berlaku untuk semua pasangan. Meskipun sang ayah atau suami memiliki riwayat kembar dalam keluarganya, itu tidak akan berpengaruh terhadap kehamilan anak kembar. Alasannya karena ibu lah yang menghasilkan sel telur.

BACA JUGA:

Kurangi Risiko Kematian saat Melahirkan, Ini Pentingnya Lakukan Perencanaan Kehamilan

Pada ibu yang memiliki riwayat keluarga terkait anak kembar, dirinya akan mendapatkan peluang hipovulasi (melepaskan dua telur ketika ovulasi) yang lebih tinggi. Beberapa gen tertentu akan bergabung dengan hiperinflasi dan kemudian meningkatkan frekuensi kembar non-identik.

Kehamilan anak kembar biasanya sangat diharapkan karena nantinya dalam satu waktu pasangan akan memiliki anak lebih dari satu. Terlebih jika jenis kelamin masing-masing anak berbeda, rasa senangnya akan bertambah. Lantas bagaimana dengan pasangan yang tidak memiliki riwayat keluarga namun menginginkan anak kembar?

Beruntung seiring majunya ilmu kedokteran dan perkembangan teknologi, kini pasangan bisa mendapatkan bayi kembar melalui program in vitro fertilisation (IVF) atau bayi tabung. Program tersebut termasuk dalam perawatan kesuburan pada pasangan. Di Amerika Serikat, program ini telah meningkatkan kehamilan kembar hingga dua kali lipat.

BACA JUGA:

7 Hal yang Bisa Dirasakan Bayi di Dalam Kandungan, Salah Satunya Kelezatan Makanan yang Ibu Konsumsi

Melalu program bayi tabung, ibu akan diberi obat untuk merangsang tubuh agar berovulasi dan menghasilkan telur sehingga meningkatkan peluang untuk hamil. Setelah diberikan obat, sel telur dan sperma akan dikeluarkan sebelum dibuahi dan kemudian diinkubasi dalam laboratorium tempat embrio terbentuk. Lewat prosedur medis, dokter menempatkan embrio di rahim ibu dengan harapan akan tumbuh. Untuk meningkatkan peluang kehamilan, dokter menanamkan lebih dari satu embrio. Hal itulah yang membuat peluang hamil kembar tercipta.

Selain karena faktor keturunan dan melalui program bayi tabung, ternyata masih ada hal lain yang memengaruhi kehamilan kembar. Perempuan yang memilih gaya hidup diet rendah lemak, memiliki banyak anak, berusia 30-40 tahun ketika hamil, dan berasal dari ras tertentu akan memiliki peluang lebih besar untuk hamil anak kembar.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini