Share

Perkenalkan Zahra Lari, Wanita Berhijab Pertama di Dunia dalam Kompetisi Ice Skating Internasional

Tiara Amalina, Jurnalis · Senin 29 Januari 2018 15:18 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 29 194 1851704 perkenalkan-zahra-lari-wanita-berhijab-pertama-di-dunia-dalam-kompetisi-ice-skating-internasional-u7023oD2jZ.jpg Zahra Lari (Foto: Mvslim)

HIJAB merupakan kewajiban bagi seluruh wanita muslimah. Karena rambut adalah aurat dari seorang wanita.

Tapi, terkadang tuntutan pekerjaan dari seorang muslimah malah tidak memperbolehkan mereka untuk melaksanakan kewajiban itu. Zahra Lari adalah satu-satunya Professional Ice Skater asal Uni Emirat Arab yang mengikuti kompetisi skating figure internasional dengan menggunaan hijab.

Ia mengambil risiko cukup besar untuk menggunakan hijab sebagai Professional Ice Skater. Melansir Mvslim, Senin (29/1/2018), Zahra Lari telah melanggar peraturan. Ia adalah wanita pertama yang berkompetisi secara internasional yang mengenakan jilbab dan wanita pertama yang melakukannya dari negara Teluk Persia.

 (Baca Juga: Waspada! Wanita Hamil Pertama di Usia 35 Tahun ke Atas Berisiko Kanker Payudara!)

Pada 2017, Nike menampilkannya dan atlet Timur Tengah lainnya dalam sebuah film inspirasional singkat berjudul "Apa yang akan mereka katakan tentang Anda?". Pesan kuat film ini difokuskan untuk melampaui hambatan dan batasan.

Melansir Independent.co.uk, Gairah dan kekaguman Lari untuk figure skating dimulai saat dia menonton film Disney, 'Ice Princess', pada usia 12.

"Ayah saya merasa bahwa hal itu terlalu bertentangan dengan tradisi dan budaya normal kita bagi seorang gadis untuk berkompetisi dalam olahraga," ujarnya pada CNN.

 

Bertekad untuk mewujudkan mimpinya menjadi kenyataan, dia bertahan dan melakukan apapun yang harus dia lakukan. Datang dari negara Muslim konservatif, ayahnya justru tidak setuju Zahra berkompetisi dan percaya bahwa hal itu bertentangan dengan budaya dan tradisi mereka.

 (Baca Juga: Lady Gaga hingga Camila Cabello, Begini Para Seleb Menata Wajah & Rambut Mereka di Red Carpet Grammy Awards 2018)

Keputusan Zahra akan menghalangi kemampuannya untuk mengikuti kompetisi skating sepanjang masa remajanya. Namun, ayahnya mengalah saat menyadari sukacita saat dia melihat teman-temannya di kompetisi. Bagi Zahra, ini adalah tugas yang cukup berat untuk melakukan rutinitas dengan mengenakan pakaian skating yang pas.

Zahra harus menemukan cara untuk secara harmonis menyeimbangkan kesopanannya dengan persyaratan kompetisi skating figure profesional. Zahra Lari mengakui bahwa hasratnya berasal dari keyakinannya akan skating yang merupakan seni dan olahraga.

Zahra percaya bahwa itu memerlukan kekuatan pesenam, fleksibilitas, dan keanggunan balerina. Zahra Lari melewati segala rintangan dan tidak pernah merasa takut. Zahra merupakan contoh bahwa seorang muslimah bisa memakai hijab dengan profesi mereka masing-masing tanpa harus merasa profesi yang mereka tekuni 'memaksa' mereka tidak berhijab.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini