Makan Sandwich Bisa Picu Pemanasan Global?

Pradita Ananda, Jurnalis · Senin 29 Januari 2018 16:26 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 29 298 1851648 makan-sandwich-bisa-picu-pemanasan-global-a4sooIXqam.jpg Makan sandwich (foto: Theregister)

ISU tentang global warming atau pemanasan global, tidak disangkal sudah sangat familiar di telinga masyarakat dunia sejak lama.

Termasuk soal faktor penyebabnya, mulai dari efek rumah kaca, peningkatan karbondioksida, hingga semakin sedikitnya area hutan hijau di muka bumi ini. Namun, ternyata kini dikabarkan ada lagi satu faktor baru yang diklaim sebagai penyebab global warming, yakni menyantap sandwich. Apakah ini berarti menyantap sandwich dapat mengakibatkan dampak buruk bagi lingkungan?

 BACA JUGA:

9 Cara Praktis Mengurangi Kentut yang Berlebihan

Ya, seperti dilansir Foxnews, Senin (29/1/2018) diberitakan bahwa sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan peneliti di Inggris di University of Manchester , mengumumkan hasil yang mereka klaim sebagai studi pertama yang melihat jejak karbon sandwich, baik sandwich yang dibuat dari rumah ataupun yang berjenis pre-packaged (sudah dikemas sebelumnya). Lebih lanjut diketahui, studi tersebut menemukan bahwa sandwich berisi daging babi, baik yang diolah menjadi produk bacon, ham atupun sosis, keju dan udang ternyata mengandung jejak kaki karbon tertinggi.

Studi ini sendiri, meneliti pertimbangan akan dampak lingkungan dari berbagai bahan sandwich, cara mengolahnya, cara mengangkutnya, mengemasnya dan mendinginkannya sebelum dibeli dan dikonsumsi. Lebih lanjut, sandwich yang banyak dijadikan sebagai menu sarapan andalan banyak orang, yang berisikan telur, bacon dan sosis ini, disebutkan telah menciptakan emisi karbondioksida yang sama dengan mengemudikan mobil sejauh 12 mil.

Sehingga akhirnya para peneliti mengeluarkan kesimpulan, sebuah saran yakni menyarankan untuk mengurangi jumlah keju dan daging yang digunakan, memperpanjang tanggal jual dan penggunaan, dan jika memungkinkan, lebih baik membuat sandwich di rumah.

Sementara itu, tingkat konsumsi sandwich sendiri bisa dibilang memang cukup tinggi. Contohnya saja di Inggris, di mana menurut keterangan dari British Sandwich Association, di Inggris lebih dari 11,5 miliar sandwich dikonsumsi setiap tahunnya.

 BACA JUGA:

Ini Dia 7 Manfaat Keju Mozzarella bagi Kesehatan

Di mana tingkat konsumsi sandwich yang tinggi di Inggris ini dirasa jadi sesuatu yang wajar, mengingat sandwich adalah salah satu hidangan khusus atau dengan kata lain specialty dari Inggris. Sandwich sendiri diyakini ditemukan oleh John Montagu, Earl of Sandwich ke-4, pada tahun 1700-an untuk saat-saat ketika dia tidak dapat menyesuaikan makanan dengan jadwal kerjanya yang sibuk.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini