nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Wanita Berpendidikan Tinggi Berpotensi Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga

Vessy Frizona, Jurnalis · Selasa 30 Januari 2018 23:35 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 01 30 196 1852381 wanita-berpendidikan-tinggi-berpotensi-tingkatkan-kesejahteraan-keluarga-d2gIup7wSh.jpg Ilustrasi (Foto: Huffingtonpost)

SUNGGUH disayangkan bila pada era modern seperti sekarang masih banyak wanita muda Indonesia yang belum mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke tingkat yang lebih tinggi. Padahal jika wanita punya pendidikan yang memadai mereka akan lebih mandiri di masa depan dan berkontribusi bagi keluarga.

Hal itu diungkapkan Dr. Elizabeth Kristi Poerwandari, M. Hum., yang merupakan seorang psikolog. Ia menyayangkan banyak hal yang menjadi penghambat wanita melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi. Di kota besar, masih sedikit wanita yang berpendidikan hingga jenjang Strata 2 dan Strata 3. Sementara di daerah masih banyak wanita yang belum S1.

 (Baca Juga: Cara Mudah Menjaga Suami dari Godaan Wanita Lain)

"Kendala finansial masih menjadi penghambat wanita untuk kuliah. Selain itu, stereotipe gender yang menyatakan bahwa wanita tugasnya di dapur juga menjadi salah satu penyebab tingkat pendidikan wanita belum setara dengan pria, dan ditambah aturan-aturan adat di daerah," ujar Elizabeth Kristi  dalam acara Fair & Lovely Bintang Beasiswa 2, di kawasan Kebayoran, Jakarta Selatan, Selasa (30/1/2018).

Menurutnya, wanita bependidikan sangat menguntungkan dalam banyak hal. Baik bagi lingkungan, diri sendiri, pasangan, dan keluarga.

"Kalau wanita berpendidikan lalu mereka berkarier dan memiliki penghasilan, mereka berkontribusi bagi banyak hal. Wanita pasti mandiri secara finansial, berkontribusi meningkatkan kesejahteraan keluarga bersama pasangan, khususnya soal tumbuh-kembang anak. Wanita berpendidikan pasti ingin anaknya sehat sehingga memberikan imunisasi yang paling bagus, dan memilih pendidikan yang baik," jelasnya.

  (Baca Juga: Dekorasi Kelas Pelangi, Bikin Anak-Anak Semangat Belajar di Sekolah)

Namun sayang, sambung wanita yang juga dosen ahli di Universitas Indonesia ini, masih banyak anggapan yang menyebut bahwa wanita yang berpendidikan dan berkarier, mereka hanya menghabiskan pendapatan untuk dirinya sendiri.

"Padahal penelitian membuktikan sebaliknya. Data dari world bank merilis, wanita menyisihkan pandapatannya untuk keluarga. Mereka memberikan fasilitas yang terbaik untuk anak," bebernya.

Wanita adalah kunci dari penyelesaian masalah. Diharapkan wanita yang berpendidikan punya kepedulian yang lebih besar bagi masyarakat umum.

"Misalnya dengan peduli terhadap lingkungan dan mau berbagi. Wawasannya dipakai untuk membantu menyelesaikan masalah yang terjadi masyarakat, menjadi sosok tangguh, berinisiatif, dan mampu memimpin membuat perubahan," tukasnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini