nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Banjir di Paris Bikin Museum Louvre Tutup dan Muncul Banyak Tikus

Tiara Putri, Jurnalis · Rabu 31 Januari 2018 07:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2018 01 30 406 1852375 banjir-di-paris-bikin-museum-louvre-tutup-dan-muncul-banyak-tikus-Hm5Hd09CXV.jpg Banjir di Paris (Foto: Travelandleisure)

WISATAWAN yang tengah berlibur di Paris mungkin akan sedikit terganggu dengan kondisi kota saat ini. Pasalnya sejak minggu lalu kota tempat berdirinya Menara Eiffel itu dilanda banjir yang terbilang berat. Kondisi itu terjadi lantaran Sungai Seine yang meluap.

Melansir People, Rabu (31/1/2018), status kota sempat berada di tingkat siaga orange yang artinya berada di level tertinggi kedua. Hal itu membuat sejumlah terowongan, jalan, dan taman ditutup. Tak hanya itu, banjir membuat tikus lebih sering keluar dan terlihat oleh wisatawan maupun warga lokal. Tikus-tikus itu berasal dari sistem saluran pembuangan.

Menurut seorang ahli hewan perkotaan, Pierre Falgayrac, meskipun tikus lebih sering terlihat bermunculan bukan berarti jumlahnya lebih banyak.

 (Baca Juga: Tips Rencanakan Liburan Seru ala Artika Sari Devi)

"Saya memperkirakan bahwa ada 1,75 tikus untuk setiap penduduk di ibu kota Prancis tersebut," ujar Pierre. Selain tikus, objek wisata seperti Louvre pun terpaksa ditutup karena jumlah air yang terus meningkat.

Museum yang seringkali dikunjungi wisatawan itu mengumumkan penutupannya pada Rabu pekan lalu. Situasi tersebut membuat wisatawan tidak bisa melihat pameran Islamic Art. Bahkan hingga saat ini belum jelas kapan pameran tersebut dapat dibuka kembali.

Banjir yang terjadi pada tahun ini dikatakan lebih dahsyat bila dibanding banjir pada 2016. Menurut para ahli, kenaikan tingkat air masih bisa terus terjadi. Pemicu terjadinya banjir diperkirakan karena adanya perubahan iklim termasuk di Lembah Seine.

  (Baca Juga: Indahnya Taman Laut Perairan Meko Flores Timur)

Seorang peneliti senior di pusat penelitian ilmiah nasional Perancis, Florence Habets mengungkapkan jika pengurangan emisi gas rumah kaca dapat memperkecil kemungkinan terjadinya kekeringan dan banjir.

Paris selama ini dikenal dengan julukan kota romantis. Banyak pasangan dari berbagai dunia yang memilih berbulan madu atau sekadar menghabiskan waktu bersama di sana. Banjir tentunya dapat menimbulkan ketidaknyamanan bagi pasangan. Tapi semoga saja tidak mengurangi keromantisan di antara mereka.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini