Program KLA Diyakini Dapat Entaskan Persoalan Gizi Buruk di Asmat

ant, Jurnalis · Rabu 31 Januari 2018 18:59 WIB
https: img.okezone.com content 2018 01 31 481 1852824 program-kla-diyakini-dapat-entaskan-persoalan-gizi-buruk-di-asmat-OB9hkobci3.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Yohana Yembise mengatakan program Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) dapat membantu pemerintah Kabupaten Asmat untuk mengentaskan gizi buruk.

"Karena di dalam KLA ada 24 indikator yang di sana telah diatur mengenai kesehatan, pendidikan anak, hak anak dan lainnya, jadi ini bisa jadi salah satu cara untuk menyelesaikan gizi buruk dan wabah campak di sana," kata Yohana di Jakarta, Rabu (31/1/2018).

Yohana mengatakan saat ini baru sekitar enam kabupaten atau kota di Papua yang ikut menginisasi program KLA tersebut, seperti Manokwari dan Raja Ampat. "Memang di Papua belum banyak kabupaten atau kota yang menginisaisi KLA, karena secara geografis setiap daerah itu cukup sulit didatangi sehingga KPPPA juga sulit untuk menyosialisasikan program tersebut," kata dia.

Dia mengatakan dalam Kementerian PPPA sedang berkoordinasi dengan Bupati Asmat agar kabupaten tersebut mau menginisiasi program KLA, karena sesuai dengan otonomi daerah maka perempuan dan anak menjadi urusan daerah.

Menurut dia saat ini Kabupaten Asmat belum banyak mengalokasikan APBD untuk urusan perempuan dan anak, maka dia berharap setelah daerah tersebut menginisasi program KLA maka Kabupaten Asmat dapat memperbesar anggaran untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

"Jika mereka sudah menginisasi KLA maka pemerintah daerah, masyarakat, dunia usaha, serta media harus bersama berupaya mewujudkannya," ujarnya.

Dia mengatakan untuk menyukseskan program ini bukanlah pekerjaan mudah, dibutuhkan kepedulian dan upaya bersama semua pihak mulai dari Pemerintah Pusat hingga Daerah, Aparat Penegak Hukum, lembaga swadaya masyarakat, tokoh agama dan masyarakat, akademisi, media, dunia usaha dan seluruh warga masyarakat dalam upaya mewujudkan target Indonesia Layak Anak di 2030.

Kementerian PPPA menargetkan pada 2020 semua kabupaten dan kota di Indonesia telah berkomitmen untuk menuju sebagai daerah yang layak anak.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini