Menelusuri Pasar Ekstrem di Tomohon, yang Dijual Bahan Makanan dari Tikus hingga Monyet

Subhan Sabu, Jurnalis · Kamis 01 Februari 2018 15:46 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 01 298 1853254 menelusuri-pasar-ekstrem-di-tomohon-yang-dijual-bahan-makanan-dari-tikus-hingga-monyet-nci6jvpr7X.jpg Pasar esktrem di Tomohon (Foto:Subhansabu)

PASAR Beriman Tomohon layaknya pasar tradisional lainnya di Indonesia yang menjual berbagai dagangan seperti sembako, sayur mayur, ikan, serta berbagai kebutuhan lainnya. Namun yang membedakan, di pasar ini juga menjual berbagai daging hewan yang tak lazim.

Pasar yang sudah sangat terkenal sebagai pasar ekstrem ini menjual daging hewan anjing, kucing, babi, kelelawar, babi hutan, tikus hutan ekor putih, ular piton, kus-kus, bahkan daging hewan yang terancam punah pun ada di sini, seperti yaki atau monyet hitam sulawesi (Macaca Nigra).

 

Untuk sampai ke Pasar Beriman Tomohon, menempuh waktu sekitar 1 jam dari Manado, letaknya di samping Terminal Beriman Tomohon. Di pasar ini pembeli bisa memilih hewan yang masih hidup maupun yang sudah mati, seperti anjing, kucing dan kelelawar, yang masih hidup berada dalam kandang.

BACA JUGA:

Rumah Duka Tawarkan Pizza Gratis Bagi Orang yang Sudah Merencanakan Proses Pemakamannya

Untuk daging anjing dijual perekor sekira Rp250 ribu sampai Rp400 ribu tergantung ukuran, namun ada juga daging anjing yang dijual perkilo. Untuk kelelawar, dijual per ekor sesuai dengan ukuran, ukuran kecil Rp10 ribu dan ukuran besar Rp20 ribu.

Untuk tikus, penjual biasanya dijual dalam kondisi sudah mati namun belum dibakar, tikus yang dijual bukan sembarang tikus, namun tikus berekor putih yang diambil dari hutan.

 

Sedangkan untuk babi, babi hutan, kucing, ular piton dan yaki dijual dalam kondisi mati. Untuk yaki sendiri tidak selalu tersedia, hanya pada waktu-waktu tertentu saja.

Sebagian besar hewan-hewan tersebut selain berasal dari Sulawesi Utara, juga paling banyak dipasok dari luar daerah, seperti Palu, bahkan menurut salah seorang pedagang, sudah ada distributor tetap yang memasok hewan-hewan itu.

Bila ingin berkunjung ke pasar Tomohon, datanglah pagi-pagi sekali, karena biasanya sebelum menjelang siang, dagangan ekstrem itu sudah laku terjual, dan kalau datang pagi hari, Anda bisa menyaksikan bagaimana hewan-hewan itu dieksekusi mati.

BACA JUGA:

Jangan Dibuang! Kulit Pisang Banyak Manfaatnya Lho

Bagi orang lain, terutama yang berasal dari luar daerah ataupun pencinta binatang, hal itu tergolong sadis, namun itulah kenyataan yang terjadi di Pasar Wisata Tomohon. Tidak sedikit pula wisatawan yang menjadikan pasar ini sebagai tempat tujuan wisata.

Hans, salah seorang wisatawan asal Jerman saat ditemui Okezone mengatakan, merupakan pengalaman langka baginya berada di Pasar Beriman Tomohon.

 

"Merupakan pengalaman yang menarik melihat hal ini, sebab di Jerman, kita tidak bisa melihat ini, bagaimana kalian memakan daging hewan dan juga bagaimana membunuhnya," pungkas Hans.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini