Image

Daftar Solusi Persoalan Perut Buncit dan Negara dengan Obesitas Terbesar

Kamis 01 Februari 2018 13:42 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 01 481 1853181 daftar-solusi-persoalan-perut-buncit-dan-negara-dengan-obesitas-terbesar-zIKMuwZfuH.jpg Ilustrasi

JAKARTA - Bagi beberapa orang, perut buncit dianggap sebagai sebuah persoalan besar. Selain rentan penyakit, orang yang memiliki perut buncit juga mengalami kesulitan memadupadankan busana.

Sejumlah alasan tersebut membuat orang yang memiliki masalah ini tidak tinggal diam. Mereka berlomba-lomba mencari solusi. Berikut daftar solusi perut buncit versi jajak pendapat KORAN SINDO.

Sit Up

Sit up merupakan salah satu cara yang dirasa efektif untuk mengecilkan perut. Untuk pemula, sit up dapat dilakukan sebanyak 10 kali dan bisa dilanjutkan dengan latihan push up sebanyak 10 kali. Naikkan intensitas latihan setiap harinya untuk mendapatkan hasil maksimal. Rutin melakukan olahraga ini, selain bermanfaat menghilangkan lemak di perut juga bermanfaat mengontrol nafsu makan karena membuat perut mudah kenyang.

Jogging

Jogging merukan salah satu olahraga bermanfaat untuk mengecilkan perut. Lakukan olahraga ini minimal 30 menit sehingga kalori yang dibakar dalam tubuh lebih banyak. Meskipun dilakukan secara santai, jogging juga memiliki manfaat yang hampir sama dengan olahraga lari.

Diet

Diet bukan hanya bermanfaat mengecilkan perut buncit melainkan juga untuk mendongkrak kesehatan. Saat ini sudah banyak jenis diet. Seseorang harus pintar pintar memilih jenis diet karena jika salah pilih maka hal itu dapat berakibat buruk pada kesehatan tubuh.

Perbanyak Konsumsi Sayur Dan Buah

Sayur-sayuran dan buah-buahan merupakan makanan rendah lemak dengan kandungan kalori sedikit dan serat tinggi. Kondisi tersebut membantu melancarkan pencernaan. Sayuran seperti brokoli, kubis, kembang kol merupakan makanan yang dapat memberantas lemak di perut. 

Renang

Berenang adalah salah satu olahraga kardio yang efektif mengecilkan perut buncit. Olahraga yang melibatkan semua anggota tubuh ini mampu membakar lemak dalam tubuh. Dengan melakukan olahraga ini secara rutin, bukan saja perut menjadi rata namun massa otot pada bagian tubuh tertentu seperti lengan, kaki, dan perut juga berkurang.

Senam

Senam aerobik menjadi salah satu jenis olahraga paling direkomendasikan karena dapat membakar kalori secara bertahap dan konsisten. Senam aerobik mempertahankan unsur-unsur penting dari aktivitas fisik yang baik, berkesinambungan, dan memiliki ritme teratur. Gerakan teratur seperti aerobik membuat asupan oksigen yang dipakai tidak cepat habis dan dapat membakar kalori secara efektif.

Atur Pola Makan

Pola makan memiliki andil besar terhadap kesehatan tubuh. Makan tidak teratur dapat menyebabkan perut menjadi buncit. Sebab itulah penting untuk mengatur pola makan mulai dari bangun tidur hingga hendak tidur kembali. Untuk menghindari perut buncit, makan malam diatas jam 7 malam juga sangat tidak dianjurkan.

Minum Obat Susut Perut

Usaha maksimal yang tidak dibarengi dengan hasil maksimal pada akhirnya membuat banyak orang memilih jalan pintas yakni dengan meminum obat susut perut. Terkadang konsumsi yang mereka lakukan pun tidak berdasarkan petunjuk dokter sehingga banyak yang berakibat fatal.

Bersepeda

Bersepeda juga dapat membakar kalori secara bertahap. Dengan kata lain bersepeda secara rutin dapat mengecilkan perut yang buncit dengan efektif. Lakukanlah olahraga ini selama 30 menit setiap harinya bisa di pagi atau di siang hari. Selain dapat mengecilkan perut buncit, bersepeda juga melatih otot paha dan tungkai agar lebih kuat.

Fitness

Fitness adalah olahraga ampuh membakar lemak karena tenaga yang dikeluarkan saat melakukan olahraga ini cukup besar meskipun gerakannya statis. Beberapa gerakan yang bisa dilakukan membantu mengecilkan perut buncit antara lain, elliptical trainer, vertical leg serta crunch fitness.

Negara Dengan Obesitas Terbesar (2014)

Arab Saudi

Sebanyak 35,2% dari populasi mengalami obesitas. Sebanyak 37% perempuan di negara tersebut dianggap mengalami masalah kesehatan yang berhubungan dengan kelebihan berat badan. Bahkan sebanyak 72% dari kualifikasi tersebut mengalami obesitas klinis.

Kuwait

Ada 42,8% dari populasi mengalami obesitas. Bahkan 1 dari 2 orang di Kuwait menderita obesitas

Amerika Serikat

Sebanyak 31,8% populasi di Amerika Serikat mengalami obesitas. Di negeri Paman Sam itu, hampir 1 dari 3 orang mengalami obesitas.

Meksiko

Di Meksiko, 32,8% dari populasinya menderita obesitas. Bahkan tujuh dari sepuluh orang Meksiko kelebihan berat badan dan tiga dari sepuluh mengalami obesitas klinis. Kongres Meksiko pun sampai menerapkan pajak 5% pada makanan kemasan yang mengandung sedikitnya 275 kalori per 100 gram dan biaya tambahan pada setiap liter gula jenuh yang terkandung dalam minuman.

Yordania

Sebanyak 34,3% dari populasi di Yordania mengalami obesitas. Sebuah laporan tahun 2010 dari University of Jordan menemukan tingkat obesitas perempuan dewasa Yordania mencapai 60%. Jumlah ini hampir dua kali lipat dari laki-laki.

Afrika Selatan

Populasi Afrika Selatan yang mengalami obesitas kini menyentuh angka 33,5%. Tren budaya kebarat-baratan pun dijadikan kambing hitam atas munculnya masalah ini. Bahkan hal ini membuat Afrika Selatan menjadi satu-satunya negara di Benua Afrika dengan masalah berat badan yang serius.

Mesir

Sebanyak 34,6% populasi di Mesir mengalami masalah obesitas. Ada 10% orang Mesir yang minum lima atau lebih kaleng soda setiap hari. Sebuah laporan tahun 2011 dari Euromonitor International memperkirakan 53% dari perempuan berumur 15 tahun ke atas akan menjadi kegemukan pada tahun 2020.

Uni Emirat Arab

Ada 33,7% orang di UEA yang mengalami obesitas. Pemerintah Dubai sampai membuat sebuah tantangan bagi warganya yang mampu menurunkan berat badan dalam waktu 30 hari akan mendapatkan emas.

Penyebab Perut Buncit

Stres

Kortisol adalah hormon yang diproduksi oleh kelenjar adrenal dan dikenal sebagai hormon stres karena membantu tubuh merespons stres. Faktor stres besar pengaruhnya terhadap kenaikan berat badan sehingga menyebabkan penumpukkan lemak di perut.

Sering konsumsi makanan dan minuman manis

Banyak orang yang tidak menyadari bahwa ia mengonsumsi gula berlebih setiap harinya. Kue dan permen merupakan jenis makanan yang mengandung gula tinggi. Selain itu, minuman seperti soda, teh manis, kopi, ataupun minuman dengan berbagai macam rasa banyak mengandung gula dan pemanis buatan. Sebuah penelitian menunjukkan pengaruh antara asupan gula tinggi dengan lemak perut.

Faktor menopause

Penyebab perut buncit juga bisa dari faktor menopause. Pasalnya beberapa wanita mengalami kenaikan lemak perut saat berada pada fase menopause. Menopause biasanya terjadi satu tahun setelah seorang wanita memiliki periode menstruasi terakhirnya. Pada waktu tersebut, kadar estrogen turun drastis, sehingga menyebabkan lemak disimpan di perut, bukan lagi pada pinggul dan paha.

Postur tubuh yang buruk (membungkuk)

Faktor lain penyebab perut buncit adalah memiliki kebiasaan berdiri dan duduk yang buruk. Pasalnya, memiliki postur tubuh buruk akan membuat tubuh menjadi terlihat gemuk dan perut membuncit.

Adanya bakteri di usus

Ratusan jenis bakteri hidup dalam usus Anda, terutama di usus besar. Beberapa bakteri ada yang bermanfaat bagi kesehatan, ada juga yang merugikan. Memelihara kesehatan usus sangat penting untuk menjaga sistem kekebalan tubuh yang sehat sehingga mampu terhindar dari penyakit.

Adanya lemak visceral

Istilah medis untuk lemak yang tidak sehat di perut adalah “lemak visceral”. Lemak ini mengelilingi hati dan organ-organ lain dalam perut. Jika dibiarkan terus menerus akan menyebabkan berbagai faktor risiko penyakit seperti metabolisme,diabetes tipe 2, penyakit jantung, bahkan kanker.

Kurang bergerak

Gaya hidup adalah salah satu faktor risiko terbesar kesehatan yang buruk. Tidak aktif bergerak, kurang olahraga, mengonsumsi makanan tidak sehat bisa berperan dalam peningkatan obesitas termasuk obesitas perut. Sebuah survei dari 1988-2010 di Amerika Serikat menemukan, ada peningkatan signifikan antara aktivitas, berat badan, dan lingkar perut pada pria dan wanita. (koran sindo)

1 / 3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini