nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Berniat Operasi Plastik? Ketahui Dulu Dampak Buruknya

Tiara Amalina, Jurnalis · Jum'at 02 Februari 2018 22:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 02 194 1854074 berniat-operasi-plastik-ketahui-dulu-dampak-buruknya-JV9nUmoVuR.jpg Ilustrasi (Foto: Dreamstime)

DI era ini, orang sudah tidak asing lagi dengan istilah 'operasi plastik'. Hal ini kebanyakan dilakukan untuk memperindah ataupun memperbaiki bagian tubuh yang mereka rasa kurang pas dan tidak bagus.

Seseorang yang telah melakukan operasi plastik cenderung akan melakukannya lagi untuk memperbaiki bagian tubuh yang lain. Karena secara langsung mereka sudah memiliki mindset 'beauty is pain'.

Melakukan operasi plastik bukannya tak memiliki risiko. Ada banyak dampak negatif yang menanti para pencinta operasi plastik tersebut. Melansir dari Buzzle, Jumat (2/2/2018), inilah dampak negatif yang ditimbulkan ketika Anda melakukan operasi plastik:

Dampak buruk bagi kesehatan

Biasanya, operasi plastik tidak menimbulkan risiko kesehatan utama. Keluhan yang paling umum dilaporkan sejauh ini adalah sakit kepala, mual, muntah, dan sakit yang berkepanjangan, yang dialami beberapa orang setelah prosedur operasi. Sebagian besar masalah ini bagaimanapun, berlalu dari waktu ke waktu. Peradangan di sekitar area di mana prosedur yang dilakukan adalah masalah lain yang terkait dengan operasi plastik.

 (Baca Juga: Sering Sakit Migrain, Waspada Kena Penyakit Kardiovaskular di Kemudian Hari)

Dampak psikologis

Pasien yang memilih operasi plastik, terutama operasi kosmetik, harus sangat sadar bahwa hasil yang mereka dapatkan mungkin berbeda dari apa yang mereka harapkan sebelum mereka pergi ke dokter bedah. Terkadang prosedur ini bisa meninggalkan bekas luka yang mungkin tidak hilang seiring berjalannya waktu. Ini bisa memiliki efek psikologis yang langgeng pada pasien, menjatuhkan mereka ke dalam depresi.

Telah diamati bahwa banyak pasien yang menjalani operasi plastik cenderung mengalami obsesi dengan penampilan mereka. Hal ini bisa menyebabkan kecanduan dan bisa mendorong mereka untuk menjalani operasi plastik beberapa kali. Gangguan psikologis yang umum dalam hal ini dikenal sebagai 'gangguan dismorfik tubuh', di mana orang mengembangkan persepsi yang menyimpang dan aneh tentang tubuh mereka sehingga mereka tidak dapat puas dengan penampilan apapun.

Risiko saat pembedahan

Operasi plastik melibatkan beberapa risiko bedah seperti infeksi dan reaksi alergi, yang umumnya terkait dengan jenis operasi apapun. Selain itu, reaksi obat, pendarahan yang berlebihan, penolakan implan, pigmentasi, pembekuan darah, nekrosis kulit, dan jaringan parut dan kerusakan saraf pada area tertentu,

Proses ini dapat menghasilkan risiko tambahan bagi perokok, karena mereka cenderung menghadapi masalah penyembuhan yang tertunda, peningkatan risiko infeksi, memar, dan masalah paru. Orang yang memiliki kondisi vaskular tertentu juga bisa mengalami keterlambatan dalam proses penyembuhan.

Dalam kasus yang jarang terjadi, operasi plastik dapat menyebabkan kehilangan darah berat dan kegagalan organ. Selain itu, ada beberapa risiko yang terkait dengan penggunaan anestesi, seperti reaksi alergi, gagal napas, dan dalam kasus yang jarang terjadi, syok dan serangan jantung.

 (Baca Juga: Indonesia Penderita Terbanyak Kanker Kolorektal, Kenali Gejalanya Sedini Mungkin)

Biaya

Operasi plastik adalah prosedur yang sangat mahal, yang melibatkan pencangkokan kulit. Ini bisa memberi tekanan finansial yang luar biasa pada Anda dan keluarga Anda. Sementara menimbang biaya operasi ini, orang cenderung memperhitungkan biaya pembedahan, dan benar-benar mengabaikan biaya tak terduga yang dapat timbul dari komplikasi pascaoperasi dan biaya rumah sakit yang harus dikeluarkan jika mereka harus tetap tinggal di rumah sakit untuk prosedur pasca-operasi.

Orang juga lupa untuk mempertimbangkan biaya obat pasca operasi, yang tidak dapat dihindari, karena jika tidak meminumnya bisa mengakibatkan komplikasi lebih lanjut. Secara keseluruhan, operasi plastik adalah urusan yang mahal, rumit, perawatan dan tindakan pencegahan yang cukup perlu diikuti setelah operasi.

Wah, cukup mengerikan ya akibatnya. Memang tidak ada salahnya jika anda ingin menjadi lebih cantik dan sempurna. Tapi, apa yang diberikan Tuhan adalah yang terbaik. Anda hanya perlu menjaga dan merawatnya.

(tam)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini