nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Asyik, Wisata Danau Kelimutu Kembali Dibuka

Agregasi Antara, Jurnalis · Selasa 06 Februari 2018 17:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 06 406 1855592 asyik-wisata-danau-kelimutu-kembali-dibuka-ei21hTxQQc.jpg Danau Kelimutu (Foto: Trekearth)

KUPANG - Otoritas Balai Kawasan Taman Nasional Kelimutu di kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur, menyatakan telah membuka kembali wisata keindahan danau tiga warna tersebut pascasempat ditutup karena cuaca buruk.

"Kami sudah membukanya kembali sejak tanggal 29 Januari 2018. Namun itu hanya setengah hari. Tetapi mulai tanggal 30 Januari sampai saat ini sudah dibuka mulai subuh hingga sore," kata Kepala Balai Kawasan Taman Nasional Kelimutu Agus Sitepu saat dihubungi Antara dari Kupang, Selasa (6/2/2018).

Sebelumnya pada 28 Januari 2018 lalu, Balai Taman Nasional Kelimutu menutup sementara kawasan pariwisata unggulan Danau Kelimutu di Kabupaten Ende, Pulau Flores, NTT.

Langkah itu menyusul cuaca ekstrem berupa angin kencang yang melanda kawasan setempat dalam beberapa hari terakhir yang mengakibatkan sejumlah pohon tumbang pada beberapa titik yang mengganggu aktivitas pariwisata bahkan beberapa toilet serta shelter juga rusak.

"Tetapi sampai dengan saat ini aktivitas kunjungan ke kawasan wisata ini sudah dibuka kembali. Kali lalu ditutup karena ada pohon yang tumbang yang menutup jalan. Dan tentu saja berbahaya bagi wisatawan," ujarnya.

Ia mengatakan pengumuman soal pembukaan kembali kawasan wisata itu sudah disampaikan melalui suarat edaran dan beberapa media.

Agus menambahkan akibat angin kencang sejumlah fasilitas resort di puncak Gunung Kelimutu yang terkenal dengan Danau Tiga Warnanya, rusak berat dan hingga kini belum dalam perbaikan. Bahkan listrik di kawasan wisata itu hingga saat ini belum kembali menyala akibat belum adanya perbaikan dari petugas PLN setempat. "Sudah sepekan ini listrik di kawasan Kelimutu belum menyala. Kalau soal kerusakan sudah kami data bersama petugas BPBD Ende untuk dilaporkan ke pusat," ujarnya.

Pemasukan Rp3,5 Miliar

Balai Kawasan Taman Nasional Kelimutu merilis selama tahun 2017 jumlah pemasukan dari hasil kunjungan wisatawan ke Danau Tiga Warna Kelimutu mencapai Rp3,5 miliar dengan jumlah pengunjung mencapai 90-an ribu wisatawan.

(Baca Juga: Petualangan Seru 3 Hari 2 Malam ke Danau Kelimutu)

"Tahun 2017 jumlah pemasukannya sangat tinggi jika dibandingkan dengan tahun 2016 yang hanya mencapai Rp2,8 miliar dengan jumlah pengunjung mencapai 80-an ribu wisata," kata Kepala Balasan Kawasan Taman Nasional Kelimutu Agus Sitepu.

Hal ini disampaikannya berkaitan dengan total kunjungan pengunjung atau wisatawan baik domestik dan mancanagera yang ke danau tiga warga di Kabupaten Ende yang menjadi salah satu wisata unggulan di daerah itu.

(Baca Juga: Adrenaline Menantang di Trekking Danau Kelimutu)

Ia menjelaskan walaupun jumlah pemasukannya berbeda jauh dari tahun 2016, namun jika dibandingkan dengan jumlah pengunjung kenaikannya tidak signifikan.

"Bisa dibilang jumlah pengunjung yang datang relatif tak jauh berbeda dengan tahun 2016. Karena di tahun 2016 ada yang datang berjumlah 80-an ribu, sementara pada tahun 2017 jumlah pengunjung mencapai 90-an ribu," ujarnya.

Sementara itu target pemasukan pada tahun 2018 lanjutnya, Kementerian Pariwisata memberi target Rp2,8 miliar, karena memang dilihat dari tahun sebelumnya yang terbilang cukup tinggi pemasukannya.

"Kalau di kami target yang diberikan pemerintah itu berupa berapa pemasukan dari jumlah kunjungan itu. Kalau untuk jumlah pengunjungnya tak menjadi patokan," tambahnya.

Sementara itu, untuk memberikan kenyamanan bagi wisatawan pada tahun 2018 ini pihak Taman Nasional Kelimutu akan membangun rumah adat di kawasan parkiran. Rumah adat itu kata Agus nantinya bisa digunakan untuk upacara ada dan tempat berangkat bagi para Mosalaki saat ada upacara adat. Adapun saat hari biasa rumah adat itu berfungsi sebagai museum dan juga bisa jadi shelter bagi para pengunjung yang berkunjung ke kawasan wisata danau tiga warna itu.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini