nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lagi, Beli Salad Selada Wanita Ini Temukan Kadal Mati di Dalamnya!

Pradita Ananda, Jurnalis · Rabu 07 Februari 2018 14:45 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 07 298 1856032 lagi-beli-salad-selada-wanita-ini-temukan-kadal-mati-di-dalamnya-WWfeBIkUqy.jpg Temukan bangkai kadal di dalam salad selada (Foto:Foxnews)

BANYAK orang yang memang lebih merasa nyaman dan aman jika membeli segala sesuatu, salah satunya bahan-bahan makanan di supermarket ternama. Tentu dengan keyakinan bahwa segala produk yang dijual di sana pastilah higienis dan kualitasnya terjaga.

Namun jangan salah, yang namanya hati-hati dan waspada itu sejatinya harus tetap dilakukan kapan pun, salah satunya ketika berbelanja di supermarket sekalipun. Jika lengah dan tak hati-hati, tidak menutup kemungkinan kita bisa saja tertimpa nasib sial dan mengalami hal-hal yang tidak menyenangkan.

Seperti misalnya yang dialami oleh wanita satu ini, di mana niat hati hanya membeli lettuce dalam bentuk kemasan salad daun selada. Bukannya selada segar yang ia dapat, malah seekor binatang reptil yang semestinya tidak boleh terdapat dalam salad selada tersebut.

BACA JUGA:

Kuliner Kekinian Lebih Populer daripada Makanan Otentik Indonesia? Ini Kata Sisca Soewitomo

Sebagaimana dilapor Foxnews, Rabu (7/2/2108) seorang wanita bernama Michael Carr disebutkan menemukan seekor kadal mati di dalam kemasan salad daun selada romaine yang ia beli di sebuah supermarket. Sewaktu sedang menyantap saladnya tersebut, Michael menyebutkan ia kira ia sedang menancapkan garpunya ke potongan daging buah alpukat. Namun ternyata siapa sangka yang ia tusuk tersebut bukanlah alpukat, namun potongan badan bangkai kadal sebesar 3 inci tanpa ekor.

"Itu benar-benar menjijikan. Aku sangat terkejut, dan aku segera mulai muntah-muntah," aku Michele kepada WCVB.

Lebih lanjut disebutkan, Michael membeli salad daun selada bermerek toko dari supermarket Shaw di Portsmouth, New Hampshire pada tanggal 26 Januari 2018 silam yang di mana produk itu didistribusikan oleh sebuah perusahaan di California. Mengenai kadal itu sendiri, salah seorang teman dari Michael yang merupakan seorang ahli biologi menyakini bahwa reptil tersebut adalah kadal biru dari area pantai barat.

Mengalami hal ini, Michael menganggap kejadian ini adalah suatu kejadian yang sangat menakutkan, karena mengingat ia sendiri tidak tahu apakah ia sudah mengonsumsi ekor dari kadal tersebut atau tidak. Selain itu, Michael sendiri merasa khawatir akan adanya kemungkinan terjadinya kontak atau paparan bakteri salmonella dan E. coli.

 

Menyikapi hal ini, Michael mengungkapkan kepada WCVB bahwa dia telah menghubungi Departemen Kesehatan dan Layanan Kemanusiaan New Hampshire dan Food and Drug Administration, dan juga pihak supermarket Shaw sendiri.

 BACA JUGA:

Khas dari Tegal Soto Tauco untuk Makan Siang, Yuk Dibikin

Hingga berita ini dilansir, sejauh ini belum ada keterangan lebih lanjut yang menyebutkan soal kelanjutan kasus ini. Apakah pihak supermarket Shaw mengaku telah melakukan kesalahan dan menawarkan solusi atau kompensasi kepada Michael atau tidak.

Sementara itu, kejadian penemuan binatang di dalam sebuah produk makanan sendiri sudah cukup sering terjadi. Sebelumnya pernah ada seorang wanita di California yang mengklaim menemukan katak mati di salad yang ia pesan dari BJ’s Restaurant and Brewhouse. Begitu juga dengan wanita lainnya di California, yang mengklaim telah menemukan katak di dalam kemasan spring mix yang ia beli di supermarket Target dan setelah mengetahu hewan ampibi tersebut masih hidup, sang wanita dan suaminya disebutkan memutuskan untuk menyimpan katak tersebut sebagai hewan peliharaan.

 

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini