Penjelasan Medis Mengapa Minum Teh Panas Bisa Sebabkan Kanker

Tiara Amalina, Jurnalis · Rabu 07 Februari 2018 15:17 WIB
https: img.okezone.com content 2018 02 07 481 1856053 penjelasan-medis-mengapa-minum-teh-panas-bisa-sebabkan-kanker-Ht0cCOtsQz.jpg Minum teh panas sebabkan kanker tenggorokkan (Foto:Ist)

 

MINUM teh adalah kebiasaan yang awam dilakukan. Apalagi meminum teh secara perlahan dalam keadaan masih panas, biasanya orang lebih memilih untuk menyeruputnya pada saat masih panas karena dengan cara itu rasanya akan lebih nikmat. Tapi, ternyata orang suka yang mengkonsumsi teh dalam keadaan panas berisiko terkena kanker esofagus, hal tersebut bisa terjadi karena kebiasaan teh saat masih panas dibarengi dengan kebiasaan buruk lainnya.

Melansir Dailymail, Rabu (7/2/2018),  studi baru yang dilakukan oleh para ilmuwan di China menemukan bahwa meminum teh yang dipanaskan sampai lebih dari 65 derajat Celcius (149F) terkait dengan peningkatan lima kali lipat risiko kanker esofagus bila dikombinasikan dengan minum berlebihan atau merokok berat.

BACA JUGA:

Cuci Tangan Minimal 20 Detik Ampuh Mencegah Berbagai Penyakit di Musim Hujan

Ilmuwan China tersebut juga menyatakan 'hal tersebut wajar terjadi secara biologis' karena luka yang disebabkan oleh teh panas dilapisan tenggorokan, akan mengganggu kerjanya untuk bertindak sebagai penghalang racun berbahaya dari alkohol dan rokok. Kanker ini memengaruhi tenggorokan, yang merupakan pipa makanan dari tenggorokan sampai ke perut. Terutama pada orang berusia 60-an dan 70-an, pria lebih berisiko daripada wanita.

Pada tahap awal biasanya tidak menimbulkan gejala, saat tumor masih kecil. Tapi apabila tumor tersebut tumbuh, gejala akan mulai muncul. Diantaranya kesulitan menelan, gangguan pencernaan terus-menerus atau sakit maag, memuntahkan makanan setelah makan, kehilangan nafsu makan dan penurunan berat badan, atau rasa sakit pada perut bagian atas, dada atau punggung. Mulas yang terus-menerus, merokok, minum terlalu banyak dalam waktu lama, kelebihan berat badan atau obesitas dan memiliki diet tidak sehat yang kurang buah dan sayuran juga merupakan faktor risiko.

BACA JUGA:

Terlibat Aksi Melawan Malaria, David Beckham Rela Digigit 10.000 Nyamuk!

Melansir Independent, Jun Lv, profesor epidemiologi dan biostatistik di Sekolah Kesehatan Masyarakat Peking University di China dan penulis utama studi tersebut, telah menyarankan cara terbaik untuk menghindari kanker esofagus. Menjauhkan diri dari teh bersuhu tinggi kepada para peminum alkohol dan perokok yang berlebihan untuk pencegahan kanker esofagus. Begitu juga sebaliknya, menjauhkan diri dari tembakau dan penggunaan alkohol yang berlebihan adalah cara yang paling penting untuk pencegahan kanker esofagus.

Intinya, meminum teh dalam keadaan panas bukanlah kunci utama kita terkena kanker esofagus. Tapi karena ada kebiasaan lain yang akhirnya ketika Anda mengkonsumsi teh panas menjadi sarana untuk racun masuk ke tubuh. Untuk menjaga keamanan, jangan minum teh dalam kondisi yang panas, tunggulah sampai suhunya turun sehingga aman diterima oleh perut.

(ndr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini