nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Thailand, Pelancong yang Menginjak Uang Kertas Dianggap sebagai Tindakan Kriminal

Tiara Putri, Jurnalis · Kamis 08 Februari 2018 22:22 WIB
https: img.okeinfo.net content 2018 02 08 406 1856821 di-thailand-pelancong-yang-menginjak-uang-kertas-dianggap-sebagai-tindakan-kriminal-tVc9JJDJUq.jpg Uang kertas (Foto: Vice)

SAAT berlibur ke sebuah negara, wisatawan mancanegara tentu harus mematuhi aturan yang berlaku. Sebab, apabila wisatawan melanggar dapat dikenai denda yang jumlahnya tidak sedikit. Akan tetapi, terkadang aturan yang ditetapkan tersebut tidak masuk akal.

Melansir News, Kamis (8/2/2018), berikut sederet aturan aneh di berbagai negara yang harus dipatuhi.

Thailand : Dilarang Menginjak Uang kertas

Salah satu ciri khas dari uang kertas di suatu negara adalah gambar yang tercantum. Di Thailand, uang kertas bergambar raja sehingga sangat dihormati. Ya, di negeri Gajah Putih itu, bila seseorang menginjak uang kertas secara sengaja ataupun tidak akan dianggap sebagai tindakan kriminal. Pasalnya ia dianggap tidak menghormati keluarga kerajaan.

 BACA JUGA:

Asyiknya Berburu Pernak-pernik Imlek 2018 di Bangka Belitung

Jerman : Dilarang Kehabisan Bahan Bakar

Sejumlah negara menentukan batas maksimal kecepatan untuk kendaraan. Apabila batas itu dilanggar, maka orang yang melakukannya akan didenda. Akan tetapi, di Jerman tidak ada aturan tersebut sehingga wisatawan berhak mengemudi kendaraan dengan kecepatan yang diinginkan. Akan tetapi, bila bahan bakar kendaraan tersebut habis di tengah jalan dan menyebabkan kendaraan tidak bisa berjalan, maka itu akan menjadi masalah. Polisi akan mendenda karena alasan kehabisan bahan bakar tidak bisa diterima.

Polandia : Dilarang Memakai Apapun yang Berbau Winnie The Pooh

Winnie The Pooh adalah tokoh kartun yang banyak digemari anak-anak. Maka tak heran bila karakter tersebut tercetak di tas, pakaian, tempat pensil, dan lainnya. Akan tetapi, jangan sekali-kali memakai benda yang berbau Winnie The Pooh di kota Tuszyn, Polandia. Pemerintah setempat menganggap itu sebagai sesuatu yang salah karena karakter berwarna kuning dengan baju yang merah khas itu memiliki jenis kelamin yang meragukan dan mengenakan pakaian yang tidak pantas. Mereka menganggapnya karakter itu memakai pakaian setengah telanjang.

Portugal : Dilarang Buang Air Kecil Di Laut

Saat berenang di pantai atau laut, dorongan buang air kecil biasanya sulit untuk dihindari. Banyak yang memilih untuk mengeluarkannya di dalam air. Akan tetapi, pemerintah Portugal tidak mengizinkan hal tersebut. Sehingga jika wisatawan ingin buang air kecil ketika berenang, ia harus keluar dari air dan mencari toilet. Walau begitu, masih belum jelas bagaimana aturan ini ditegakkan.

Sri Lanka : Dilarang Memiliki Tato Berbau Buddha

Di negara ini, banyak hukum yang melindungi Buddhisme dan citra Buddha termasuk yang mengatur soal tato. Bila wisatawan kedapatan memiliki tato berbau kedua hal di atas, maka dirinya bisa ditangkap.

 BACA JUGA:

Situasi Politik Memanas, Begini Kondisi Travel Blogger Asal Indonesia di Maldives

Singapura : Dilarang Meninggalkan Toilet Tanpa Menekan Tombol Flush

Anda tentu tahu bahwa Singapura memiliki aturan yang ketat seperti larangan meludah atau mengunyah permen karet di sembarang tempat. Selain itu, ternyata negara yang sering dikunjungi masyarakat Indonesia itu juga memiliki aturan di mana setiap orang yang pergi ke toilet harus menekan tombol flush. Bila ketahuan, pengunjung toilet bisa didenda hingga $ 190 atau sekira dengan Rp 2,6 juta.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini