nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Stardust, Tren Konsep Resepsi Pernikahan 2018

Pradita Ananda, Jurnalis · Jum'at 09 Februari 2018 18:56 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2018 02 09 194 1857298 stardust-tren-konsep-resepsi-pernikahan-2018-tOYDTUwnej.jpg Stardust concept (Foto: Weddingboutiquephuket)

BULAN Februari setiap tahunnya, tidak hanya identik dengan perayaan Hari Kasih Sayang tetapi juga bisa dibilang lekat imejnya sebagai bulan-bulan di mana banyak orang sedang mempersiapkan pernikahan.

Dalam hal mempersiapkannya, banyak hal yang harus dipersiapkan dengan matang. Mulai dari lokasi acara, busana pengantin, dekorasi, undangan, katering makanan, dan masih banyak lagi hal lainnya. Di mana mempersiapkan sederet tetek-bengek acara pernikahan ini, biasanya akan membuat calon pengantin kerap kewalahan.

 BACA JUGA:

Jadi Pria Paling Disukai di Inggris, Ini 5 Potret Tom Hardy yang Bikin Wanita "Meleleh"

Namun, jangan khawatir, jika Anda termasuk salah satu yang sedang mempersiapkan gelaran hari spesial ini. Mungkin Anda bisa mengunjungi, pameran pernikahan Bridestory Fair yang digelar pada hari Jumat-Minggu, 9 hingga 11 Februari 2018 dengan mengambil lokasi di Grand Ballroom Sheraton Grand Jakarta Gandaria City Hotel. Di sini, diketahui ada lebih dari 100 vendor pernikahan baik vendor lokal ataupun mancanegara yang sudah terkurasi agar bisa mempermudah perencanaan pernikahan dari setiap calon pengantin.

Mengacu pada Wedding Trend Forecast 2018 dari Bridestory yang memperkenalkan ’Stardust’ sebagai tema pernikahan utama tahun ini, Bridestory Fair 2018 juga mengusung tema yang sama.

”Bridestory Fair selaiu mengusung tema berbeda dan merepresentasikan tren pernikahan terkini di setiap tahunnya. Pada kesempatan kali ini, kami mengusung tema Stardust yang diprediksi akan populer di tahun 2018 dan belum pernah diwujudkan sebelumnya. Ornamen dekorasi seperti elemen rasi bintang dan tata surya serta fairy lights kami gunakan untuk merefleksikan tema tersebut,” ungkap Nathalia Isadora, Lead Project Coordinator Bridestory Fair, yang dijumpai Okezone, Jumat (9/2/2018) dalam acara konferensi pers Bridestory Fair di Ballroom Sheraton Grand Hotel, Gandaria City, Jakarta Selatan.

Lebih lanjut Natalia menyebutkan, Stardust ini sendiri merupakan prediksi tren konsep pernikahan yang akan booming di Asia pada tahun bershio anjing tanah ini. Namun sebenarnya, apakah kunci utama dari pernikahan yang berkonsep Stardust?

"Iya ini prediksi tren konsep pernikahan dari Bridestory untuk Asia. Tema Stardust ini inovasi dari sisi teknologi, misalnya kemarin-kemarin kan dekorasi pakai bunga asli nah untuk tema ini maka bunga-bunganya dari lampu. Sedangkan untuk warna, konsep ini bermain di warna-warna monokrom dan metalik yang juga sejalan dengan pantone color of the year yaitu violet di mana implementasinya diaplikasikan dengan aksen-aksen antariksa," tambahnya.

Di pameran ini, para pengunjung dapat bertemu langsung dengan beragam pilihan vendor pernikahan terbaik yang terbagi dalam 16 kategori, meliputi venue, dekorasi, perhiasan, busana pengantin pria dan wanita, kue pengantin, suvenir hingga undangan, dan lainnya. Di antaranya Nefi Decor, Ebimoekti, Yogie Pratama, Merras Bride, Hugo Boss, Moreno Photography, ROVE Gift, Miss Mondial, dan lain-lain.

Selain itu, untuk menjawab kebutuhan pernikahan destinasi yang kian marak diminati oleh calon pengantin, Bridestory Fair 2018 juga menghadirkan venue pernikahan di luar Jakarta, salah satunya yaitu AMAN Indonesia serta The Westin Nusa Dua Resort dan AYANA Resort and Spa dari Bali, dan masih banyak Iagi. Kevin Mintaraga sebagai CEO Bridestory mengungkapkan, dengan adanya pameran pernikahan ini setidaknya bisa menjadi bantuan untuk para pasangan yang sedang mempersiapkan pernikahan.

 BACA JUGA:

Jessica Biel dan Perjalanan Kariernya yang Melesat

”Kami harap pameran wedding ini dapat menginspirasi para pengunjung serta menjadi pedoman bagi para calon pengantin dalam mewujudkan pernikahan ‘impian mereka," tanda Kevin, CEO dan co-founder Bridestory yang ditemui Okezone dalam kesempatan yang sama.

Sebagai catatan tambahan, Bridestory Fair 2018 terbuka untuk umum tanpa dipungut biaya, mulai dari Jumat-Minggu, 9-11 Februari 2018 pukul 10.00-22.00 WIB.

(dno)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini