nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

7 Penyakit Langka & Aneh di Dunia, Salah Satunya Bergairah Tanpa Henti

Widya Marchellin, Jurnalis · Jum'at 09 Februari 2018 13:17 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2018 02 09 481 1857064 7-penyakit-langka-aneh-di-dunia-salah-satunya-bergairah-tanpa-henti-xniTKLZ09W.jpg Bergairah tanpa henti salah satu penyakit langka (Foto:Healthdigest)

DALAM  dunia medis, terkadang ada kasus kesehatan yang terbilang sangat ganjil dan tak wajar. Mulai dari kondisi tubuh pasien itu sendiri sampai penyakit yang dideritanya.

Sampai kini pun masih banyak ditemukan daftar-daftar “penyakit langka” yang belum ditemukan obat penawarnya sama sekali. Apa saja penyakit aneh dan langka tersebut? Berikut uraiannya, sebagaimana dihimpun dari berbagai sumber, Jumat (9/2/2018).

BACA JUGA:

Berdasar Zodiak, Ketahui Kemana Anda Harus Pergi saat Depresi Melanda

Penyakit Langka Microcephaly (mikrosefali)

 

Menurut dunia medis penyakit ini dapat disebabkan karena adanya paparan radikal bebas ketika seorang ibu mengandung janin dan kerusakan DNA. Biasanya penderita akan mengalami keterbelakangan mental, hiperaktif, kekerdilan bentuk tubuh. Ditandai dengan kejang mendadak, kesulitan berbicara dan tidak berfungsinya sensor motorik (saraf motorik). Penyakit ini menyerang 1 diantara 666.666 penduduk di Amerika Serikat.

Persistent sexual arousal syndrome: bergairah tanpa henti

Persistent Sexual Arousal Syndrome ditandai dengan kebangkitan gairah pada area genital terus menerus tanpa henti yang tidak ada hubungannya sama sekali dengan hasrat seksual atau stimulasi seksual. Kondisi ini bisa menyerang siapa saja tanpa memandang usia atau jenis kelamin. Belum tahu pasti penyebab penyakit ini tapi para ilmuwan percaya bahwa hipersensitivitas neurologis (saraf ultra sensitif di area genital) dan kekurangan produksi oksitosin dari kelenjar pituitari yang terletak di dasar otak bisa menjadi alasannya.

Exploding head syndrome: “ledakan bom” dalam kepala

Gejala penyakit ini adalah peristiwa tidur yang terkait dengan kilatan cahaya terang, sesak napas, peningkatan denyut jantung, disertai suara seperti sebuah bom meledak, tembakan pistol, benturan simbal, atau bentuk lain dari suara keras dalam kepala seseorang ketika mencoba untuk tidur. Tidak ada gejala sakit, bengkak atau aspek fisik lainnya.

Progeria: umur 5 tahun, tampak seperti 80 tahun

 

Progeria disebabkan oleh cacat tunggal dalam kode genetik anak, kondisi dimana anak yang berusia 5 tahun sudah terlihat seperti 80 tahun. Rata-rata, anak yang lahir dengan penyakit ini tidak akan bertahan hidup melewati usia 13 tahun. Progeria sangat langka, hanya ada sekitar 48 orang yang hidup dengan kondisi ini di seluruh dunia.

Stone Man’s disease: tumbuh tulang baru di dalam tubuh

Secara medis penyakit ini dikenal sebagai Fibrodysplasia Ossificans Progressiva (FOP). Stone Man’s disease adalah salah satu kondisi genetik yang langka, menyakitkan, dan melumpuhkan. Stone Man’s disease digambarkan sebagai mutasi dari mekanisme perbaikan tubuh di mana akan muncul tulang baru di tempat otot, tendon, ligamen, dan jaringan ikat lainnya.

Epidermodysplasia Verruciformis: Si manusia pohon

 

Epidermodysplasia verruciformis, juga dikenal sebagai penyakit “manusia pohon”. Penderita memiliki banyak makula abnormal merah-coklat, dengan permukaan bersisik dan sedikit terangkat. Memiliki tepian kasar dan tidak beraturan (seperti akar phon) pada wajah, leher, dan tubuh. Penyakit ini disebabkan oleh infeksi dari subtipe dari human papillomavirus (HPV).

BACA JUGA:

Tak Perlu Mahal, Tampil Cantik dengan Hanya Ramuan Tepung Beras

Hypertrichosis: manusia serigala

Dikenal sebagai cognital hypertrichosis lanuginose. Mereka yang lahir dengan kondisi ini memiliki pertumbuhan rambut terlalu cepat dan banyak akibat mutasi genetik, sehingga menutupi tubuh, termasuk wajah. Karena itu penderita Hypertrichosis disebut “manusia serigala”. Penyakit ini diakibatkan oleh efek samping dari pengobatan anti-botak, meskipun beberapa kasus lainnya terjadi tanpa sebab yang diketahui.

1 / 2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini